Beautiful

beautiful

scriptwriter Liana D. S.

starring

f(x)’s Amber and Super Junior-M’s Henry

Friendship-ish Romance, Life, Ficlet (five continuous drabbles, total 600+ words), Teen and Up, semi-canon

real celebration of Amber’s 1st Mini Album ‘Beautiful’, inspired by five songs in the album

.

I’m happy to be myself.

***

[Beautiful]

Henry memandang Amber dengan mata lebar. Gadisnya memakai snapback, hoodie, dan celana jeans ke prom night, apa-apaan? Kalau Amber normal, maka harusnya dia memakai dress yang anggun dan classy, bukan?

Yeah, ini prom, tapi aku tidak mau pakai gaun. Jangan pandangi aku begitu, bocah-bocah di depan sudah mengataiku gila, jadi—”

Ucapan Amber tak selesai karena kepalanya ditepuk Henry dengan sayang.

“Kau tetap cantik.”

.

[Shake That Brass]

Amber menguap. Apa ini, musik dansa? Semua orang melangkah lembut mengikuti irama yang membuat kelopak mata Amber hampir tertutup. Dia jelas tak akan menerjunkan dirinya dan Henry dalam musik ‘elit’ ini.

“Pulang dan tidur lebih enak daripada berdansa sok mesra denganmu.”

Henry terkekeh; Amber jelas tak suka sesuatu yang terlalu manis. “Yah, dansa dengan llama tak akan terlalu menyenangkan. Sebentar.” ucapnya, merujuk pada Amber dengan ‘llama’ (karena gadisnya sangat suka dijuluki demikian). Ia lalu beranjak pergi entah ke mana. Amber mengernyit, tetapi kemudian, alunan romantis yang memenuhi lantai dansa berganti musik hip-hop.

Yang sangat Amber sukai.

Henry menarik Amber dari duduknya ke tengah-tengah gym yang luas itu, menerobos pasangan-pasangan yang masih tercenung.

“WAKTUNYA PESTA!!!”

.

[Love Run]

“Aku berhasil melalui audisi itu, Amber, jadi aku akan pergi ke Korea Selatan untuk menjalani masa trainee.

Itu yang Henry ucapkan beberapa hari setelah kelulusan SMA. Sudah tiga tahun berlalu dan Henry masih meminta Amber menunggunya di California. Amber pun masih menanti.

Hingga beberapa pertanyaan muncul di benak si tomboy.

Sampai berapa lama ia harus menahan rasa rindu begini, dengan semua kenangan yang Henry tinggalkan?

Sampai Henry jadi idol?

Kapan itu?

Amber lelah. Dia tidak peduli lagi dengan permohonan Henry dan berangkat mengikuti audisi global sebuah agensi yang menarik Henry darinya.

Tahu-tahu, Amber sudah menemukan dirinya memetik gitar dan bernyanyi di hadapan para juri.

Kalau kau tidak juga kembali, Amber berbisik dalam hati di sela petikan gitarnya, aku yang akan berlari padamu.

.

[Heights]

Jam sebelas malam. Amber terduduk letih di ruang latihan. Peluh bercucuran, menuruni kening dan leher jenjang gadis itu. Ia tahu idol harus pandai menari dan menyanyi, tetapi apakah latihannya harus sebegini mematikan?

Sekali lagi, beberapa pertanyaan mengisi benak Amber. Apakah ia tengah mengejar sesuatu yang benar-benar penting? Bukankah tujuannya ke sini hanya Henry? Lalu haruskah ia menjalani proses melelahkan ini jika Henry tidak muncul?

Amber ada di negeri asing ini, di ruang latihan luas ini, merasa kehilangan arah dan semangat.

Namun, sebuah tepukan di bahu membuat Amber menoleh…

…dan nyaris memekik.

“Ternyata kau benar Amber. Mereka bilang ada trainee baru dari California. Aku sensitif dengan kata ini karena teringat padamu, jadi aku pergi untuk memastikan.”

Tanpa sadar, Amber sudah bangkit dan memeluk pemuda berpipi tembam yang menepuk bahunya.

“Sial!!! Ke mana saja kau selama ini, Henry bodoh?! Aku sampai jauh-jauh dari rumah dan mengikuti latihan gila ini demi kau!”

Mata sipit Henry masih cukup tajam untuk membedakan aliran peluh dan air mata frustrasi di wajah gadisnya.

“Maaf, ya. Aku sibuk beraktivitas di Cina seminggu ini sebagai Super Junior-M.”

Amber mendengus. “Mentang-mentang sudah debut.”

“Kau juga akan debut sebentar lagi,” Henry  melepas snapbacknya dan memakaikan pada Amber, “Tunggu yang sabar.”

Tersenyum lesu, Amber menahan tangan Henry di kepalanya. “Aku capek. Pinjam tanganmu sebentar; tangan ini membuatku segar lagi.”

.

[Just Wanna]

“Menyebalkan,” Henry mengerucutkan bibir sambil memeluk lutut, suatu hari saat istirahat latihan, berdua dengan Amber, “Kontrakku dengan agensi masih berjalan, jadi aku tidak bisa berkolaborasi denganmu, padahal aku sudah sangat siap.”

“Kau bisa berkolaborasi denganku seperti dulu karena ada agensi, Snoopy. Kenapa malah ingin memutuskan kontrak untuk berkolaborasi lagi?”

“Soalnya kolaborasi ini lain. Aku ingin seperti Sungmin-hyeong yang berkolaborasi dengan Saeun-noona beberapa bulan lalu, tetapi kalau terikat agensi, aku ‘kan jadi tidak bisa fokus pada kolaborasi kita.”

Amber tertegun.

Padahal Sungmin, rekan segrup Henry, beberapa bulan lalu menikah dengan seorang aktris musikal yang Henry panggil noona tadi.

Henry membawa tangan Amber dalam genggamannya dan Amber mendadak kepanasan. Snoopy sialan. Harusnya dia tidak melontarkan lelucon payah yang membuat Amber salah tingkah begini.

“Karena hal yang paling kuinginkan, sejauh ini, hanya sebuah kolaborasi hebat denganmu. Untuk membentuk sebuah keluarga.”

***

TAMAT

reaksiku dengerin album Amber: waktu Beautiful—melting (suaranya Amber itu loh, suaranya cantik anggun feminin luar biasaaaa!!!!), waktu Shake That Brass—ini lagu apaan kok out of theme? (tapi malah salah fokus ke suara ibu Taeng), waktu Love Run—aduh kok enak lagi ya lagunya?, waktu Heights—mm, bolehlah, boleh, waktu Just Wanna—INI KAN GOODBYE SUMMER KENAPA JADI ENAK POL-POLAN BEGINI KYUNGSOO MANA KYUNGSOO!!!!

intinya fangirling sama mas Amber to the max.

dan yeah, aku balik dengan OTP forever afterku, HenBer! XD ada yang kangen?

{btw ini perfect project utk menutup libur semester 5. Mas-Mbak-Amber i lop yu pul lah)

Advertisements

6 thoughts on “Beautiful

  1. Yang part getok pala plus bilang cantik di Beautiful unyuuuuu bingiiitsss aaaaah.

    Kata2 terakhir yg di Just Wanna juga cetar banget geellaaaa, hahahaha. Milih kata cheesynya bisaan aja nih author.

    Bikin henber lagi dong, jarang nih nemu ff henber indo yg feel fluffy-nya dapet kek gini ❤

    Like

      1. Shipper henber katamu?
        Huahahaha beach pls, ih siapa pula yg mau jadi shipper duo idiot yg suka sok sokan ngumpet kayak ninja gadungan pdhl dlu pamer *coretkemesraancoret* kedekatan gatau tempat dan waktu dan sikon uda kayak *coretlovebirdscoret* best friend forever?
        siapaaaaa?

        Uhm.
        oke.
        Iya gue.

        Dulu diriku anyboyBer shipper juga hehe. Tapi skg anyboyBer-nya cuma sebatas bbf/teman/saudara aja. Untuk yg romance sih. Yah, you know lah haha.

        (Maaf absurd uda malem)
        (Eh anyway kau pengarang ff henber GGS, eh mksdku, serigala cassanova itu ya?)

        Like

  2. HAIII KAK LIANA~
    akhirnya perusuhmu yang satu ini berhasil menemukan blog ini HAHAHA /smirks/
    YESH habis ngerusuh di ifk dan ngemis fic amber karena kangeeeun banget sm henber. eh ternyata…udah ada fic2 baru disini huwaaa berasa di surga;*

    DAN DAN betapa tidak bertanggung jawabnya kau kak menggantungkan cerita ini (wkwk harusnya diterusin ampe henber nikah(?))
    wkwk
    anjay lah ini fic super fluffy walaupun intensitas ke-fluffy-annya masih kalah dibanding Catching Glow atau Cassanova aw aw kebayang kan CG sama Cassanova fluffy-nya kea apa. /basically bcs this one is super short/

    itu henry-nya just wanna cepet2 nikahin amber dan terhalang oleh ejensi gitu yak? aduduuu~ gombal bgt sih hen jadi orang xD sabar duluu masih pada muda juga. wkwk
    AI LOP YU PULLL KAK LIANA,thanks udah ngobatin rindu kpd henber<3

    bikin lagi dooong,aku ga pernah bosen sm ff kak liana! yeay /peluk henber/?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s