Together

together

scriptwriter Liana D. S.

starring

EXO’s Chen (Kim Jongdae)

genre Dark, Romance duration Ficlet (400+ words) rating Mature/Adult

cr. Chen’s EXODUS teaser image @ EXO official website

[Warning] Rated M for sick love story!

.

By your side.

***

Umumnya, ketika seorang pemuda mengunjungi kekasihnya, mereka akan membawa berupa-rupa hadiah, semisal buket mawar merah jambu, atau boneka Teddy berpita besar, atau tiket menonton film romantis. Jongdae tentu memiliki cara berbeda. Ia lelaki unik yang tak suka perilaku mainstream.

Jadi, untuk kencannya malam ini, Jongdae membawa sekop.

Sepanjang jalan, Jongdae menerima tatapan aneh orang-orang. Ada yang bingung karena penampilannya tidak sinkron. Pakaian rapi dan sekop karatan jelas tidak berhubungan, bukan? Ada juga yang ngeri karena melihat zombie dalam diri Jongdae. Kantung hitam di bawah mata, wajah pucat tanpa senyum, pandangan hampa, tubuh kurus-kering… Mirip betul dengan sosok seram di televisi. Bukan mustahil dia menerkam seorang pejalan kaki dan memakan otak orang itu tanpa merasa jijik; ini hanya paranoia beberapa orang, tentu saja.

Tapi Jongdae tidak peduli. Jongdae sudah tak acuh pada hal-hal selain kekasihnya.

Tidak juga bisik-bisik ketakutan dua teman sekelasnya di kampus. Dua gadis yang hendak menyeberang jalan itu kaget saat seseorang yang terkenal paling ceria di kelas mereka melintas bagai hantu. Tanpa suara. Tanpa sapa.

“Jongdae jadi lain sekali sejak seminggu lalu, ya?”

“Benar. Sudah berapa kelas dia lewatkan, padahal biasanya dia rajin…”

“Saat diajak bicara juga selalu diam… Aku takut…”

“Menurutmu, dia butuh bantuan psikiater? Karena—“

Perbincangan terus berlanjut di belakang, tetapi tak satupun memasuki telinga Jongdae. Ia terus melangkah hingga tiba di tujuan.

Rumah barunya. Rumah kekasihnya.

Masih tanpa kata, Jongdae menyeret sekopnya menuju tempat kekasihnya berada.

“Hai. Kamu merindukanku? Karena aku sangat, sangat merindukanmu sampai terasa sakit.”

Tak berjawab. Jongdae menghembuskan napas pelan.

“Maaf meninggalkanmu tanpa bilang-bilang. Setelah ini, aku janji akan selalu menemanimu. Selalu. Aku boleh masuk, ya?”

Senyap. Senyap. Tapi Jongdae menyeringai seolah mendapat jawaban.

Sebentar kemudian, sekop Jongdae terayun. Satu, dua, tanah di hadapannya mulai membentuk lubang, lama-lama melebar dan makin dalam. Hingga sekop Jongdae terhenti oleh kayu di dasar lubang itu.

Tutup peti mati.

Jongdae membuka peti itu dengan paksa menggunakan sekopnya.

Lalu tersenyum lagi saat melihat Tuan Putrinya terbaring tenang di peti itu.

“Cantik, aku datang untukmu.”

Dengan susah-payah, Jongdae menguruk kembali lubang yang ia buat—dari dalam. Tanah membuatnya terbatuk beberapa kali, tak bisa bernapas, tetapi ia tak berhenti. Jongdae jadi kasihan pada gadisnya yang harus tertimbun dalam sesak dan dinginnya makam. Sendirian. Selama seminggu ini. Namun Jongdae tidak perlu lagi khawatir; ia dapat menemani sang kekasih di dalam sini mulai sekarang.

Selamat tidur, Sayang.

***

“Menurutmu, dia butuh bantuan psikiater? Karena ditinggal mati pacar pasti menyakitkan. Jongdae ‘kan sangat setia pada gadis itu.“

***

TAMAT

.

.

.

.

.

aku tahu mengubur diri sendiri tanpa bantuan orang lain itu mustahil, tapi gara-gara teaser image EXODUS-nya Jongdae, aku jadi pingin bikin cerita kayak gini tanpa memedulikan logika. salahkan foto bersuasana dark itu (dan kantung mata Jongdae yang tebel serta tatapan mautnya itu) sehingga membuat otakku yang sudah berantakan gara-gara ujian farmako-ikm-bph jadi tambah berantakan.

PATHCODE #CHEN slays! why kim jongdae…. kenapa kau harus ganteng T.T tapi petirnya gak keluar dengan heboh! padahal mas suho aja keren banget kemarin PATHCODE-nya T.T

PS itu ngedit posternya setengah mati karena terlalu serem. aku gak kuat ngeliatnya lama-lama.

Advertisements

7 thoughts on “Together

  1. hal pertama yg terpikir pas selesai baca cerita ini persis sama note penulis..hehehe

    terus di awal kirain chen emang orgnya anti mainstream tenyata eh ternyata mengerikaaaan….
    keep writing yaa….

    Like

  2. Astaga, authornim, ini sureal banget. 😀
    aku suka, 🙂
    pas ngebayangin Chen mau ngapel malam minggu an, #gak pa2lah bawa sekop, aku mikirnya dia beneran ke Rumah pacarnya, tapi rumah yang dimaksud ternyata…………
    ah sudahlah, pokoknya aku spechless dibawah kata Tamat.

    Tapi masih bisa komen. hahahahaha
    udah gitu aja, 😀

    #pingsan liat posternya Chen.

    Like

  3. Merinding
    Ga nyangka mas Jongdae jd begitu ckckck
    Out of the chara bgt hihihi
    Tetep keren ka
    Di pathcode g tau kenapa jatuh cnta sm Jongdae & Minseok hihihi
    Biasa liat mereka konyol & unyu gimana gitu, terus jd dark” gimana gitu. Sukaaaaaaaaaaa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s