Odd

scriptwriter Liana D. S.

starring

SHINee’s Onew (Lee Jinki) and Taemin

genre Comedy, Family, Horror? duration Ficlet (500+ words) rating Teen and Up

.

[unbeta’d, remake dari drabble Bahasa Inggrisku, I’m Scared]

.

Taemin pemuda yang aneh, tetapi Jinki lebih aneh.

***

Taemin memang aneh.

Hyeong.

Jinki menggeliat malas. Ia naikkan selimut hingga melewati kepala, mencegah Taemin membangunkannya lagi, tetapi…

Hyeong!!! Pemuda ikal itu mengguncang tubuh Jinki kuat-kuat, sudah seperti Hulk saja, “Temani ke kamar mandi, aku mau buang air!!!”

Tuh, ‘kan? Taemin itu sangat aneh. Meskipun tergolong populer di sekolah karena tampan, pandai, dan tidak serampangan seperti remaja laki-laki yang lain… ternyata ia takut hantu di toilet. Serius. Ketakutannya ini bermula pada usia 7 atau 8 tahun, suatu malam ketika baru kencing. Ia berlari ke kamarnya—sekaligus kamar Jinki—hanya dengan celana dalam dan teriakan tak karuan.

“Ada hantu tanpa kepala mengintip di jendela toilet, Hyeong, tolong akuuu!!!”

Dan Jinki kehilangan beberapa menit waktu istirahatnya demi mengusir ‘hantu tanpa kepala’ yang—luar biasa—merupakan ilusi dari kaleng cat yang tergantung di sebatang pohon, ulah angin kencang pada malam sebelumnya. Jinki menepuk kepala Taemin lembut, kemudian membantu Taemin memakaikan celana piyamanya sembari meyakinkan sang adik bahwa hantu itu tidak ada. Kalaupun ada, kelakar Jinki, hantu akan lari duluan melihat manusia karena wajah manusia lebih menyeramkan.

Sayang, esoknya giliran wanita berambut panjang menutupi wajah yang menghampiri Taemin saat pipis. Katanya, wanita itu berdiri dekat gantungan pakaian. Jinki terpaksa bangun lagi—dan tidak menemukan apapun di sekitar gantungan pakaian selain baju kerja ibunya yang basah akibat hujan. Jinki sekali lagi mengatakan bahwa hantu itu tidak ada, tetapi Taemin bersikeras mempertahankan pendapatnya hingga menangis.

“Aku melihatnya!!! Dia dan hantu tanpa kepala kemarin hilang karena aku bersama Jinki-hyeong!!!”

Ya sudah. Karena hari-hari berikutnya masih begitu, Jinki dengan rela hati menemani adiknya jika tiba-tiba ingin ke toilet pada tengah malam. Beruntung, seiring waktu, frekuensi kencing larut malam Taemin berkurang hingga hampir tak pernah lagi. Sekarang sudah 9 tahun berlalu sejak hantu toilet pertama menakuti Taemin dan Jinki pikir, adiknya sudah bebas dari fobia aneh itu.

Tapi Jinki salah.

“Sungguh, ada hantu berwajah rusak yang terjebak dalam cermin. Dia akan merusak wajahku juga kalau aku sendirian. Aku tidak berbohong!!! Ayolah, Hyeong, aku benar-benar kebelet, nih…”

Dalam selimutnya, Jinki mendesah keras. Terkutuklah dirinya yang terlalu baik hati sampai tak mampu menolak permintaan bodoh Taemin. (Dan terkutuklah kamar ini yang tak dijadikan satu paket dengan kamar mandi seperti kamar orang tua mereka.)

“Iya, iya, ayo pergi.”

***

Kamar mandi luar lebih luas dari kamar mandi orang tua Jinki. ‘Area spesial ekskresi’ alias toilet disekat dari area shower dan wastafel. Nah, cermin yang Taemin sebut tadi serangkai dengan wastafel—dan Jinki mengamatinya dengan seksama.

Kata Taemin, ada hantu berwajah rusak dalam cermin, bukan?

Tapi Jinki hanya menemukan wajahnya sendiri. Tidak ada lain.

Juga wajah Taemin—yang baru selesai ‘membuang sampah’.

“Nah, benar ‘kan, Hyeong, yang kubilang?” Taemin tersenyum lebar, “Hantu di cermin itu sudah tidak ada. Hyeong memang pengusir hantu terbaik!”

“Maaf, tetapi aku sudah jengkel dengan lelucon lamamu ini, Taemin-ah; hantu itu tidak pernah ada,” tegas Jinki sekeluarnya dari kamar mandi, “Dengar. Kau suatu saat akan berpisah dariku, jadi kau harus belajar mengatasi halusinasi-halusinasi itu sendiri. Bayangkan jika nanti, setelah kau menikah, kau meminta istrimu untuk mengantarmu ke kamar mandi di tengah malam; tidakkah itu aneh?”

Taemin terbelalak. Mulutnya terbuka, hendak protes, tetapi kata-kata itu tertahan hingga di kamar tidur.

Hyeong, kau betul-betul masih tidak percaya hantu?” tanya Taemin saat naik ke kasur susunnya; ia tidur di atas sementara Jinki di bawah. Yang ditanya menggeram pelan, menutupkan selimut ke seluruh tubuh, dan memejam. Taemin menganggap geram pelan itu sebagai jawaban ‘iya’, jadi dia melanjutkan.

“Kukira semua hantu bisa melihat hantu. Kau pengecualian?”

***

Astaga.

Jinki lupa kalau ia sudah meninggal kemarin.

***

“Berarti hantu itu ada?”

“Ya. Kau mungkin hanya belum melihat.”

Sial, tiba-tiba Jinki merinding. “Hei, T-Taemin-ah, kalau begitu, mulai besok m-mau temani aku ke kamar mandi?”

Taemin sudah terlelap.

***

TAMAT

unbeta’d! once again, unbeta’d! ada saran gimana aku harus memperbaiki ini? ini adalah balada seseorang yang pingin nulis tapi teknik nulisnya hancur dalam tanah kayak kantung plastik biodegradable…

 btw udah mampir ke blog Kak Putri (themovingdiary.wordpress.com)? kakak itu nulis series Love Me Right yang bagus banget uh bikin iriiii

Advertisements

12 thoughts on “Odd

  1. Meskipun aku agak gak ngerti sama ending nya tapi karya kamu tetep wah sekali, yaluhan diksi nya ituloh membuat daku terbuai dipelukan sehun >_< aku tiap hari bolak balik cek update an dari blog kamu dan tadaaaaa akhirnya aku menemukan ini. aku kira odd punyamu itu bakalan jadi fic romance ternyata aku salah besar. iniloh abah abah shinee tampan lucuk lucuk sekali di mv view.. udah segitu deh. pokoknya aku suka semua karya kamu

    Like

    1. huhu endingnya memang apalah aku pandai memulai tdk pandai mengakhiri. ini memang horror yg niat diselewengkan jadi komedi tapi kyknya gagal :p anyway, makasih udh mampir dan menyukai karyaku 🙂

      Like

  2. Hai Liana (: aku sebenernya udah baca drabble-mu yang I’m Scared jadi udah tahu duluan endingnya :3
    Tapi ini pengembangan yang kemaren. Lucu deh bayangin si Taemin minta ditemani pipis tiap malem wkwk
    Semangat terus Liana!! (:

    Like

  3. Pas baca bagian akhirnya langsung ‘degg’ tiba”.. U,u mana aku penakut lagi… Serem eonn … Tapi bagus kok. (y)

    Like

  4. wah unpredictable twist!!! pasti ide ini dari drabble yang kak liana kirim ke the drabble yang judulnya i’m scared ya? *soktew-nya kambuh* hoho, betewe, aku udah baca drabble kak liana di the drabble itu dan wuah itu keren banget!!*

    dan, odd ini, keren! sekian….
    *dan, maafkanlah aku yang juga drop komen kurang mutu ini, huhu T_T*

    Like

  5. Huh, lumayan merinding untuk akhirnya.
    Jinki aneh, ya. Dia hantu tapi takut hantu. Kocak banget 😀
    Dan Taemin yg penakut emang cocok banget sama mukanya (?) yang kayak anak ilang :v

    Like

  6. Nih ya.. Aku ngerti ceritanya dari awal.. Komedinya juga dapet.. Muka kesel Jinki juga dapet, trus muka innocent Taem juga kebayang.. Tapi pas endingnya kok jadi ga ngerti ya… Jadi si Jinki itu udah jadi hantu tapi Taem masih manusia yang bisa liat hantu, gitu yak?
    Anyway.. Ceritanya ringan dan aku sukaaa.. *winkeu*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s