MAMA-01: Pas de Deux

-As long as I can purely love, I’ll be able to find the truth in my original smile.-

***

Jung Soojung kehilangan senyumnya sejak sang kakak menghadiahkan Modern Anthropomorphic Mechanical Assistant, MAMA-01 alias Kai, padanya. Ini tentu di luar ekspektasi kakak Soojung. Padahal Kai, mesin berwujud pemuda berusia 17 tahun itu, dibeli dari toko elektronik terkemuka agar Soojung tidak merasa kesepian setiap sang kakak pergi bekerja ke luar kota. Eh… gadis berambut merah itu malah murung terus.

“Kai, tolong ceriakan adikku lagi…” mohon Sooyeon, kakak Soojung, dengan putus asa di suatu siang kelabu. Kai mengangguk, tidak bisa menolak. Sebagai mechanical assistant, perangkat lunak khusus ditempatkan dalam kepalanya, diatur agar senantiasa mampu memenuhi permintaan pembeli. Jadi, usai merekam baik-baik ucapan Sooyeon, microchip dalam otak Kai mengurai berbagai memori tentang apa-apa saja yang bisa menyenangkan gadis remaja. Satu persatu dicoba Kai, tetapi satu persatu pula dilabeli Kai sebagai ‘hal yang membuat Soojung bertambah kesal’. Dia pernah membelikan Soojung seikat mawar pink yang cantik—dan tanaman-tanaman tak berdosa itu berakhir mengenaskan di tanah. Dilempar. Soojung lari seraya menangis keras.

(Karena ada ulat bulu hitam yang menyembul tiba-tiba dari dalam mahkota mawar itu.)

Kali lain, Kai memberikan cokelat lezat pada Soojung. Si gadis bertanya sambil cemberut, “Kau ingin menggemukkanku?” dan tidak mau bicara seharian. Pernah juga Kai menghadiahkan pakaian yang (menurut pramuniaga toko) cukup digemari dan trendy. Ditolak lagi. “Roknya kependekan! Dasar humanoid tukang ngintip!” Begitu tanggapan Soojung.

Tapi Kai belum mau menyerah.

Minggu ini, Soojung memulai semester pertama sebagai siswi sebuah akademi balet. Kai pun didaftarkan Sooyeon ke sana untuk mendampingi sang adik. Pada awalnya, Kai hanya fokus melindungi Soojung dari godaan senior-senior semester tinggi, tetapi setelah beberapa hari mengikuti kelas, perhatiannya teralihkan.

Lihat gerakan luwes dan penuh perasaan itu. Lihat raut wajah yang sangat kesepian itu. Lihat kerinduan yang dipancarkan sepasang mata itu. Bersama dengan musik klasik gubahan para musisi romantis zaman dulu, juga beribu cerita berbeda yang termuat dalam masing-masing tarian, Soojung mengisahkan tentang dirinya pada Kai tanpa sepatah katapun.

Hei, apa ini? Apa aku tanpa sengaja menelan kupu-kupu? Atau penciptaku iseng menyimpan kepompong-kepompong kecil yang bermetamorfosis dalam perutku?

Setahu Kai, di perutnya hanya ada beberapa kabel dan satu port USB, tempat masuk charger penyuplai nutrisinya. Tidak ada kupu-kupu, tetapi jika bukan karena hewan itu, apa yang mungkin menimbulkan sensasi geli nan menyenangkan ini? Apa yang menjalarkan panas di wajahnya (jangan-jangan aku kortsluiting, sempat ia berpikir)? Apa yang membuatnya enggan berkedip saat Soojung menarikan sepotong dongeng tragis Swan Lake?

Sekian banyak perasaan tumpah berantakan ketika Guru Boa meminta Kai membawakan pas de deux bersama Soojung. Ketika sang humanoid merengkuh balerina partnernya, sengatan-sengatan listrik yang semula ringan jadi menghebat. Ketika jemari lentik Soojung menyentuh permukaan kulit sintetisnya, Kai merasakan ribuan kupu-kupu di perut terbang ke dada, membuncah, mendesak ingin keluar. Keduanya larut dalam musik dan tarian, bagai sungai yang tenang, mengalir hingga akhir kisah.

Barulah ketika tiba di coda, Kai menyadari sesuatu.

“S-Soojung, kau tersenyum?!”

Semu merah di pipi pualam Soojung kian prominen. Deru napas gadis itu, Kai yakin sekali, bukan akibat menari. Ia tertunduk gugup. Tangannya diletakkan di depan dada, seakan menahan jantung agar jangan meloncat keluar. Untuk sejenak, Kai cemas. Apa Soojung sakit?

Ah, tidak. Barangkali ratusan kupu-kupu juga bersembunyi di perut Soojung. Atau Soojung mendadak kortsluiting, sehingga wajahnya jadi panas? Jangan sampai!

***

“Bagaimana aku tidak tersenyum,” lirih Soojung, telapaknya gemetar dalam genggaman lembut Kai, “jika senyum pertamamu yang kutunggu selama berhari-hari akhirnya terkembang?”

***

Tersenyumkah aku?

Tapi kalau Kai tidak tersenyum, apa lagi yang mampu memunculkan rona bahagia Soojung? Ya, apa lagi, selain senyum kekanakan yang cerah nan tulus itu?

TAMAT

.

.

.

.

.

aku selalu nulis pair yg gak terkenal. begitu nulis pair terkenal kok berasa ganjil yah? tapi apa boleh buat. dulu aku nganggap pair ini adalah bukti nyata eksploitasi anak di SM but oh well kalian punya ‘sesuatu itu’ selama photoshoot.

pinginnya ini jadi series latihan buat nulis romance-scifi anak EXO. dan awalnya jongin. kenapa? karena dia kai. kalo gak ada kai (pembuka) seriesnya ketutup terus :p dan dari semua ep dan album exo, kenapa harus MAMA yg membuatku nyandu ya?

berharap ini bukan sebuah kegagalan karena sumpah jongin itu…. aku gak pernah bikin romancenya dia! 

Advertisements

13 thoughts on “MAMA-01: Pas de Deux

  1. Kak lianaaaa, ini bikin jadi ingat ff inggris be human sama komik macam ini juga. Ini kai lucu sekali dibuat jadi polos..
    “Apa penciptaku menaruh kupu-kupu” aduh ngakak sekali bagian ini

    Like

      1. Ff exo kok kak, aku lupa penulisnya siapa, sudah lama sekali mengendap di fandom kita sepertinya kakak sudah baca, yang absolute chanyeol sama be human yang taoris, ada lagi di aff judulnya human heart itu castnya kris tapi konfliknya panjang sekali sampai sekarang blm selesai selesai

        Like

  2. Lianaaaa…
    Wow wow wow!! Jujur aku kepikiran FF Absolute Chanyeol pas baca ini. Tapi ini keren Liana. Aku suka ide bahwa Kai (dan member exo lainnya) adalah mesin atau mungkin robot :3 Apalagi ini Kai! Kai balet! Astaga aku senyam-senyum sendiri hehe

    Keep writing, Liana!

    Like

    1. iiih aku jadi penasaran sama ff absolute chanyeol ini…. tapi panjang aku ga kuat bacanya gimana dong? huhu
      ya dan kai balet. aku penasaran sumpah dia pernah perform balet apa gak sih? dulu pernah liat sekali di weekly idol tapi kyknya gak niat -.-
      makasih sdh mampir!

      Like

  3. INI ENGGA GAGAL KAK LIANA PLIS DEH INI ITU MANIS BANGET JONGIN MINTA DICUBIT BANGETT!

    Okay, aku nimbang2 mau baca atau engga, karena aku gademen krystal. Jadi otomatis aku males baca ff yang ada dianya. TAPI GA NYESEL BACA YAAAMPUN INI MANIS BANGET! <33

    Aku suka banget sama cerita yang tokohnya itu semacem robot gitu. Dan Jonginnya robot disini yasudahlah aku bisa apa :") apalagi robot nya gemesin banget kayak dia ughhh plis banget jongin kamu nyabut mawar dimana bisa ada ulatnyaa! Minta dikantongin banget sih!

    Aku suka bangett! ❤ aku lanjut baca yang lain ya kak, semangat terus kak lianaaaa 😀

    Like

    1. Oh iya aku lupa. Aku juga suka banget sama mama walaupun sebelumnya gamau ngeliat exo gara2 mama (musiknya serem asli) (tapi lagunya enak) akhirnya ketemu orang yang suka mama juga :”)

      Like

  4. ‘semu merah di pipi pualam soojung kian prominen’
    hoho, diksimu Li.

    Okok, untuk cast mrk cocok sih, tp ke-fluff-annya entah np aq g nemu. (Maaf ya, reader2 di atasq).

    Jd ini bakal series?
    Aq telat update Li.
    Dan aq nunggu partnya chanyeol

    Like

  5. haaaaaaa, this is the best kaistal ff i ever read!! yeah, kuberusaha untuk menutup pintu2 di pikiran saat baca ff kaistal yang penuh skinship ini di saat puasa, ahahahaha, but sumpah, suka deh sama jalan cerita yang simple-simple kaya begini eh tau-tau di akhirnya mah eyaaaakkkk so swit abis!!! 🙂 uchuchu banget lah mereka berdua, apalagi pas adegan mereka nari bareng, uhuk, haha 😀

    well, sepertinya series ini khusus anak2 exo ya? exo berdua-belas kan? 😉 well, aku sangat anticipated sama series miliknya Yifan nanti nih ka, hehe. semuanya ditunggu ya 😀 semangat 😀

    Like

  6. KaiStal! ><
    Entah kenapa, mereka berdua ini malah lebih cocok kalo jadi adek-kakak. Kayak ada mirip-miripnya gitu *apaini

    Dan aku juga suka sama karakter Kai disini yang -mungkin- agak kekanak-kanakan, juga gak terlalu dewasa (Soalnya banyak fanfic yang karakter Kai dibuat kelihatan dewasa)

    Aku suka banget, deh! Semangat terus untuk kak Li! ❤

    Like

  7. sukkkkkaaaaak. teenager banget nih. jadi pengen juga diajak balet sama jongin. aoksaoks
    aku suka tiap kali kamu masukin istilah asing gitu. kadang aku ga paham, tp karena mengikuti alur aku tetap terbawa dalam plot. huhuhu.

    ok. mama-02. hihi

    Like

  8. Mungkin aku satu-satunya orang yang telat banget baca fanfic ini kak haha. Aku lagi blog walking dan tadaaa.. aku nemu blognya kak liana hehe.

    KAISTAL! Ini manis kak. Jonginnya manis banget soalnya pantang menyerah dan soojungnya cute banget pas di ending hihi. Keep writing ya kak! 😄

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s