MAMA-04: Newborn

tumblr_nieb6wVyqH1qfixugo1_r1_500

Girl, I can’t explain what I feel.-

***

Apa itu cinta?

Sejak menerima kabar kematian suaminya, Li Yin menghabiskan malam nyaris tanpa tidur. Duduk di tepi jendela, memandang kosong kegelapan langit, seolah belahan jiwanya ada di sana. Tapi pria baik itu telah sempurna menghilang dari hidup Li Yin; sang tentara gugur sebagai anggota pasukan gabungan yang dikirim untuk menyelesaikan sengketa panjang di negeri orang.

Pada malam-malam sunyi ini pulalah, Modern Antropomorphic Mechanical Assistant seri keempat belajar sesuatu mengenai kasih yang lebih dalam.

Suami Li Yin tahu peluang pulang dengan selamat seusai misi perdamaian sangat sempit. Masalahnya, Li Yin tengah mengandung dan sang tentara tidak ingin anaknya terlahir tanpa mengenal kasih ayah. Maka MAMA-04, yang ia namakan Chen, disiapkannya sebagai sosok ayah pengganti. Melalui ‘pelatihan’ yang intens dari sang tentara, tumbuhlah perasaan Chen pada keluarga itu: pada sang tentara, pada Li Yin, juga janinnya yang belum lahir.

Tapi bisa apa Chen sekarang? Li Yin hancur dan tak akan utuh selama suaminya tidak hidup kembali. Suasana rumah kian beku. Chen tidak melakukan lebih selain mengurus rumah dan merawat Li Yin, yang dari hari ke hari makin tampak sakit.

“Nyonya Li Yin, tidakkah Anda kasihan pada anak Anda?” tanya Chen usai meletakkan saputangan basah di dahi majikannya; calon ibu muda itu terserang demam ringan tiga hari belakangan, “Makanlah sedikit lagi. Aku sudah membuatnya sesuai yang Anda su—“

“Berhentilah menyemangatiku. Kau, Chen, tidak mengerti apa itu cinta, maka kau juga tak akan paham betapa menyakitkan perasaan ini.”

Bagaimana Li Yin memotong kalimatnya membuat dada Chen berdenyut nyeri. Barangkali ada sendi dari komponen dadanya yang bergeser? Mungkinkah menimbulkan nyeri sehebat ini?

“Ya, saya memang hanya kerangka logam yang terbungkus kulit sintetis,” ucap Chen, tenang namun tegas, “Akan tetapi, Tuan sudah menitipkan cintanya terhadap Anda berdua kepada saya, maka saya menjaga perasaan ini sebaik mungkin meski menyakitkan. Hingga anak Anda lahir, hingga Anda menikmati hidup sebagai seorang ibu, hingga Anda mampu hidup tanpa Tuan, saya tidak akan berhenti berusaha.”

Semalaman penuh Li Yin memikirkan kalimat-kalimat Chen ini. Benang kusut yang mencegahnya berpikir jenih akhirnya lurus sendiri—dan Li Yin mendadak malu. Siapakah yang manusia, sesungguhnya? Dia atau Chen? Bagaimana bisa Chen lebih dewasa dalam menyikapi kehilangan ini? Bagaimana bisa ia mengatakan Chen tidak berperasaan, padahal Chen setia membesarkan hatinya?

Pagi berikut, tanpa alasan jelas, Li Yin menjadi lebih bugar. Bubur dingin di mangkuknya sudah tandas malam kemarin. Ia mencuci muka, tersenyum, dan merasa baikan. Bersyukurlah ia karena Tuhan bermurah hati mengangkat seluruh bebannya.

Namun, Li Yin mendadak ingat sesuatu. Ia melangkah cepat keluar kamar—

–dan menemukan Chen terkapar dekat stop kontak. Indikator baterainya kosong.

Karena mengurus Li Yin, Chen sampai lupa tidak mengisi ulang daya listriknya sendiri hingga tiga hari.

***

Apa itu cinta?

Gadis mungil dalam timangan Li Yin memaku Chen di ambang pintu kamar rumah sakit. Cantik. Hebat. Membanggakan. Ibunya pun sama.

“Masuk dan sapalah putrimu yang manis ini, Chen.”

Terlepas dari tidak adanya sumbangsih biologis, Chen tetap menjadi ayah bayi itu. Siapa yang turut mencintai si bayi sejak dalam kandungan? Siapa yang menjaga si bayi mati-matian dari luar? Siapa yang meneguhkan ibu si bayi agar terus mempertahankan kehidupan lain dalam tubuhnya? Siapa kalau bukan ayah bayi itu?

Li Yin tidak terkejut saat mata Chen berangsur tergenang.

“Kenapa menangis?”

Ketika dulu Li Yin menangisi kepergian suaminya, Chen pikir itu bukan cinta, melainkan keputusasaan yang menenggelamkan. Cinta, yang ia tahu, tidak menimbulkan setitik pun air mata.

Tapi sepertinya butir-butir bening yang membasahi pipi Chen berbeda. Cintakah ini? Atau hanya pelumas bola mata bioniknya yang bocor?

“Entahlah, Nyonya,” Chen tersenyum lemah, membiarkan sungai-sungai kecil turun ke dagu, “Entahlah.”

***

TAMAT

.

.

.

.

.

gatau aku gatau salahin chenyin dan otak rusakku habis dipakai OSCE hari ini huhuuuu tidak dibeta dengan serius pula ini dan salahkan juga lagu ini yang membuat feel dramaku bertumpahan!

Advertisements

13 thoughts on “MAMA-04: Newborn

  1. YAAMPUN INI SUARA IBU LIYIN GIMANA AKU GA JATUH CINTAAAAAAA. Makasih breath, yang udh kenalin aku sama pemilik suara malaikat ini :”)

    ADUH APA INI CHENYIN NYA KAK LIANA SELALU BIKIN AMBYAR. Mana covernya cantik banget lagi yaampun membangkitkan jiwa shipper banget! Dan ceritanya juga aduh aku speechless. Aku bener2 ngerasa hangat pas chen dibilang ayah anaknya liyin, dan pas dia nangis juga. Ditambah lagu yang dicover liyin, sudahlah hancurkan saja hati kecilku ini. Coba aja tombol likr nya ada banyak, aku tekenin terus nihh

    Sukaaa banget kakkk! Aku nunggu lanjutannya yaa, semangat terus kak lianaaa <33

    Like

    1. hahah akhirnya aku bisa spazzing
      KAMU TAU GAK SIH WAKTU AKU CEK FORUM CHOCOLYN (fanclub ibu liyin) AKU NEMU TRANSLATE-AN LIRIK INI kirain apa ya rekaman lagu baru ternyata coveran tapi ttp aja huhuhuhuhu T.T lagu ini menceritakan ttg kerinduan gitu makanya pas. trs ini kuantriin sama ‘not alone’, ‘set me free’, and of course ‘breath’. argh feel chenyin itu lho DX mereka kapan kolab lagiiiii! chemistry!!! mana di semua foto chenyin yg aku punya tuh chen ngeliatnya ibu liyin begitu amet dgn senyuman yg manis T.T
      *craving for their beautiful collab again

      Like

      1. Aduh aku harus terima kasih banyak sama kakak nih kalo engga aku gabakal ketemu lagu itu 😦 aku langsung download tau kak saking sukanyaa! KENAPA CUMA 2 MENIT?! WE WANT MORE, WE WANT MORE /demo depan ibu liyin/ itu lagunya berasa ost film2 kungfu lama malah aku berasanya hahaha

        EMANG TAU KAK KALO CHEN LIAT LIYIN TUH TATAPANNYA KAYAK MENGAGUMI BANGET! Mana chen kan tipe idealnya nuna2 gitu, jadi liyin kan nunanya chen……. chen juga bilang tipe idealnya itu liyin lho!! Kemaren aku liat videonya hahaha

        Like

  2. Wew..ini juga.. Chen kalo deket liyin aura seksinya keluar. Tp kalo sm anak beagle line, aduuh,, bikin geleng2 kepala liat keabsurdan’a. Moga aja mbk liyin bs sabar pas ketrollan’a chenzi kumat.

    Like

  3. CHENCHEN JADI SEORANG AYAH UHUHU TT TT
    kasian sama anaknya ntar /plak/
    Baitewai, baca fic ini kok berasa liat cerita nyata gitu ya kak. Istri2 yg menjanda karena suaminya meninggal di medan perang huhu. Dan mba liyin lagi hamil juga ahh.. ambyar lah hatiku.
    Kak aku kangen fic kakak yang homo homini lupus itu loh. Yang ibu liyin dan dua anaknya yixing dan lulu serta hangeng gege TT
    Nggak pengen bikin yang begituan lagi kak 😀

    Keep writing!

    Like

    1. hai selamat datang 😀 tumben mampir.
      padahal aku mau posting yang ketiga di iefka dan fic ini mau aku rombak :p
      kamu kangen pair homo homini lupus ya astaga ternyata masih ada juga yg ngangenin itu :p iya nih aku galau sebenernya otp awalku tuh hanyin kan tapi makin ke sini chenyin juga oke sih *labil
      maksudnya bikin sekuelnya HHL? ato bikin kisah manusia serigala lagi pake otpku yg sekarang? ato bikin kisah baru dengan cast china line? huhu belum kepikiran lagi nih, mama series kuselesein dulu ye…

      Like

      1. pengen aja maen ke blog nya kaka 😀
        kenapa di rombak? udah sangat keren loh haha
        iya iya, bikin sekuel gitu kek kak. aku mah fans berat dari jaman dahulu kala/? kak liana sekarang chenyin sma kristoria ya XD
        aku suka semua deh, pokoknya yang serigala2 gitu. 😀

        Like

  4. ello~!
    hi is signing in ;;

    aku sebenernya baca serial MAMA dari 01 tapi baru komentar di 04…
    bolehkah saya satuin semua reviewnya dalam satu komentar saja, Kak—?
    (anak nakal)
    aku komentarin satu-satu deh nanti;;
    nanti yaaa (kemudian ga balik) (bercanda)

    aku menikmati banget serial MAMA ini. gimana ya deskripsiinnya… semacam…
    “YESS ADA FIKSI FANTASI YANG RINGAN-RINGAN FLUFFY!”
    (geplaked)

    btw Chen-ssi—aku terpesona—
    aku gapernah mikir robot bisa jadi ayah—itu nyaris gamungkin banget menurut aku dan ternyata Kakak berhasil membuktikan kalo pemikiran aku salah.
    dan aku ngga bisa ngebayangin deh gimana rasanya mencela robot tapi dibales dengan omongan yang lebih ngejleb (lirik Liyin-ssi) (seribu pukpuk untuk Liyin)
    (sekilas info: aku suka sifat setianya chennn——)

    tapi jujur ya, aku baca fiksi ini jadi agak takut karena robot-robotnya itu punya emosi banget—bahkan sampe ciuman, nangis dan lain-lain—maksudnya, bayangin kalo di masa depan ada robot-robot yang multifungsi dan bahkan bisa beremosi…
    manusia dikemanain?
    ._.

    sekian dulu review gapenting dari sayah; maaf kalo ada kata-kata yang terlalu nusuk atau kurang berkenan.
    paipai~~!

    P.S.: ITU ROLLING CURTAIN MASA SIH MANUSIA YANG NYANYI—
    P.P.S.: di serial yang lain komennya mungkin ngga bakal sepanjang ini jadi maafkanlah—

    Like

    1. halo ^^
      sebelumnya aku berterima kasih karena kamu nyadar kalo yg nyanyi rolling curtain itu bukan manusia (tapi bidadari *gataugatauduhibuliyin……)
      yep, aku setuju sama pendapatmu bahwa manusia bisa kalah sama robot kalo mereka punya perasaan. apalagi efisiensi kerja robot juga tinggi. lagian romance robot-manusia itu pasti bakal sangat gantung karena–jelas–mereka gak bisa bereproduksi. aku juga baru memikirkannya, tapiiiii karena sifat robotish mereka (butuh dicharge, suka bingung sendiri kalo ngerasain sesuatu) terlalu unyu utk g dibikin ff :p
      gapapa kok gak panjang huhu, aku kadang kalo komen di fic yg castnya bukan bias atau otp komenku sering ga panjang :p
      makasih udh mampir!

      Like

  5. oke kali ini mau flip table beneran. aku nemu MAMA-04 yang di AFF duluan trus abis update Chenyin fics list dan muter-muter nyari dosis Chenyin ke LJ, AFF, & Tumblr, baru inget blog pribadi Liana ini. Kaget ngeliat MAMA udah nyampe 07 padahal di ifk baru sampe 03 yg diupload, lebih kaget lagi ngeliat 04 judulnya beda sama yg di AFF. DAN KENAPA CERITANYA BEGINI HIKS ㅠㅠㅠㅠ

    oya menanggapi komen Liana yang menjawab komen pembaca lainnya, aku vote untuk kisah manusia serigala dengan otp Chenyin 😀
    pernah ada yang nulis Chenyin werewolf au di LJ, dan wow itu au yang asyik banget buat dieksplor dan dibaca :3

    Like

    1. HAHAH jadi ya ini pada dasarnya aku bingung karena story chenyin yg pertama tuh kurang jelas tujuannya…. cuman menggambarkan kesetiaan chen tapi ya kurang jelas gitu arahnya, kurasa. aku sendiri lebih suka yg kupost di aff itu. karena aku mau post di ifk utk yg pertama rasanya kurang sreg jadi begitulah.
      aku juga mau bikin chen hiperaktif tau kak kayak baek di MAMA-03 tapiiiiii trs kebayang2 sikap gentlechennya dia ke kakak liyin…. habis walaupun dia childish klo sama beagle line dia selalu woles kalo sama ibu liyin jadi nuansa chenyin mah nggak fluffy2 amat… tapi endingnya sudah kubuat sefluffy mungkin lho ini XD
      makasih udh mampir kak!

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s