“Aduh, Sakit.”

exo-m

Cara mengucapkannya berbeda untuk setiap orang.

.

.

[dibuat dalam keadaan baper habis nonton interview Zi Tao sama Sina, adikku jangan nangis! jadi aku minta maaf kalau ini jelek banget karena ini, mengutip kata Tao, adalah ‘an act of impulse’. series of microfics less than 100 words.]

***

[Kris]

Aduh, sakit!

Salah satu persendian Kris sepertinya terputar ke arah yang salah saat latihan koreografi untuk lagu debutnya bersama EXO-M. Rasa nyeri seketika menusuknya di titik tersebut, yang membuatnya berhenti menari tiba-tiba dan mengerang pelan.

Tapi hanya itu yang ia lakukan, tidak lebih…

Duizhang, kau keseleo?”

“Duduk dulu! Mana yang sakit?”

“Ah, apa kau bisa jalan?”

“Kupanggil dokter, ya?”

…karena semua temannya mengerti apa yang ia rasakan.

Dia selalu diam.

.

.

.

.

[Lu Han]

Aduh, sakit!

Lu Han mendesis sedikit ketika kepalanya berdenyut hebat, sore itu ketika ia dan grupnya bersiap untuk sebuah wawancara. Apa ini efek minum obat tidur terlalu banyak?

“Lu-ge, pusing?” Yi Xing bertanya.

“Tidak,” Lu Han memaksa diri melengkungkan sebuah senyum—dan beruntung, ia cukup mahir berakting, “Tidak sama sekali.”

“Kau yakin? Kita bisa minta pereda nyeri—“

“Tidak usah. Itu akan memakan banyak waktu. Ayo. Nanti sakitnya juga hilang sendiri.”

–tetapi wawancara hari itu harus ditunda karena Lu Han pingsan sebelum sempat sampai di lokasi.

Dia berbohong.

.

.

.

.

[Lay]

“Aduh, sakit…”

Biasanya, Yi Xing akan memegang pinggangnya, atau lututnya, saat mengucapkan ini di tengah-tengah latihan. Biasanya pula, satu atau dua rekannya akan memapahnya ke tepi ruang latihan untuk menunggu klinisi datang menolong.

Tapi entah bagaimana, di tengah rasa sakit itu Yi Xing masih bisa tersenyum tulus, seindah senyumnya di saat-saat senang.

“Kalian lanjutkan saja latihannya. Nanti sore aku akan ikut latihan lagi, kok.”

–Dia tetap tersenyum.

.

.

.

.

[Tao]

“Aduh, sakit…”

Tao duduk dan terisak. Itu yang ia lakukan ketika cederanya terlalu parah hingga ia tak bisa menahan air matanya sendiri. Kadang ia pikir usahanya mencapai cita-cita sebagai musisi hanyalah kesia-siaan. Bukan sekali-dua kali pikiran untuk mengakhiri hidup mampir di benaknya.

Gege, apa aku harus berhenti?”

Kris menggeleng.

“Tidak. Sesuatu ini masih patut kau perjuangkan, Tao, ayo lanjutkan.”

Karena semua anggotanya yang kesakitan tetap melaju dengan luka-luka mereka, maka Tao pun meneruskan jalannya.

Dia menangis.

.

.

.

.

[Chen]

“Aduh, sakit!”

Tidak biasanya Jongdae memekik seperti ini ketika sedang terluka. Semua rekannya tentu panik dan langsung menghampirinya. Jongdae memegang lehernya, berdeham beberapa kali, dan raut kesakitannya sirna, terganti senyuman iseng yang biasa.

“Tapi bohong.” ujarnya…

…parau.

Lu Han menyeret Jongdae keluar ruang rekaman.

“Kau tidak bisa mengelabui kami. Ada sesuatu yang terjadi dengan pita suaramu. Ayo ke rumah sakit.”

Dia menggunakannya sebagai candaan–yang tidak lucu.

.

.

.

.

[Xiumin]

Aduh, sakit.

Xiumin membatin ketika membaca sebuah artikel. Berita-berita yang ditulis mengenai grupnya belakangan ini jarang bagus, sekalipun comeback telah dilakukan dan banyak orang menikmati musik mereka. Padahal debut sudah lama berlalu, tetapi ternyata Xiumin masih belum menemukan cara yang pas untuk mengatasi rasa sakit ini.

Saat Xiumin masih membaca, Jongdae tahu-tahu rebah di ranjang sebelah.

“Bagaimana harimu?” tanya Xiumin.

“Baik.”

Tapi Xiumin melihat kaki Jongdae gemetar, tanda dipakai berlebihan. Musikal Jongdae kali ini memang tidak hanya berpusat pada akting dan nyanyian, tetapi juga tarian. Jongdae dianggap masih di bawah rata-rata masalah menari, sehingga ia harus berlatih ekstra keras.

“Bangun dan bersihkan dirimu. Akan kubuatkan teh hangat.”

Ketika menyaksikan Jongdae melangkah tertatih ke kamar mandi, Xiumin berusaha keras meyakinkan dirinya bahwa semua akan baik.

–Dia masih berharap rasa sakit akan usai.

TAMAT

.

.

.

.

.

playlistku keshuffle ke Super Junior M – Blue Tomorrow dan Han Geng – Wings of Love pas lagi nulis ini. hahahaha.

dan kalo udh ada yg nonton interviewnya, mari kita bersorak krn feel taoris yg mendadak kembali. adik tao kelihatannya sangat jujur di sini. dan sina. oh guys, aku gak tau harus sedih atau seneng liat itu media mengajukan pertanyaan2 keras buat adik tao.

Advertisements

20 thoughts on ““Aduh, Sakit.”

  1. Tau sihh ini ceritanya gara-gara zitao
    Tapi jongdae aaakkkkk sama luge
    Jadi kangen duet luchen (?)
    Dan yixing, ampun anak itu kenapa gitu amat
    Abang umin sakit apa?

    Ini kemaren bukannya sina nge-diss zitao -_-
    Apapunlahhh, yang penting taoris kembali berlayar setelah karam setahun

    Like

    1. wah chenlu haha ada yg kangen juga sama crackship satu ini haha. dan abang umin–dia gak sakit fisik di sini dia sakit hati. hehe. iya itu interview jatuhnya malah ngediss uh padahal pertamanya aku bete banget sama tao begitu sina nulisnya begituan aku jadi kasihan *labil
      ship yg karam :p analogi yg tepat sekali.
      makasi udh baca!

      Like

  2. KAK LIANAAAA! HALO, SUDAH LAMA TIDAK BERKUNJUNG MAAFKEUNNN 😦 Aku udh masuk sekolah dan yaampun tugas-tugasnyaaa 😦

    Aku ngerasa hari ini hari terbaper 2015 atau gimana gitu ya dari awal pulang sekolah aku liat foto kris botak gegara main film sungokong (baper sekali serius, aku pas tau dia bakal main film ini aja udh gatau antara harus senang atau sedih), lalu dilanjut sama baca koreanindo ada artikel tao nyesel bilang kris pengkhianat (bahagia sekali, feel taoris membuncah!), terus buka twitter liat-liat fotonya tao ternyata nangis di interview sina itu yaampun aku belom sempet liat videonya juga, terus akhirnya aku baca artikel tentang kris dan segala kesulitan yang dialaminya di korea. Lalu terakhir aku baca ini…………..

    Mau remuk hati aku rasanya

    (Ini jadi curhat yaampun maaf kak)

    Oke, balik ke cerita. INI BIKIN TAMBAH BAPER YAAMPUN AKU SEDIH BANGET :”””””” rasanya hati aku ikutan luka ini bukan cuma mereka. Dari kris yang selalu diem, luhan yang bohong bilang dia baik-baik aja, yixing yang senyum terus (HANCUR HATI AKU ADUH YIXING KAMU MAH), tao yang nangis diem-diem (TAPI ADA KRISNYA EHEHEHE) (#TAORISBERLAYAR2015), jongdae (yang sekarang main musikal) (akhirnya impiannya terwujud :”)) yang selalu becanda padahal mah dianya lg sakit, dan terakhir……… MINSEOK SI PERWAKILAN HATI EXO-L SELURUH DUNIA YAAMPUN BUKAN KAMU AJA YANG SEDIH KOK LIAT EXO KAYAK GINI 😦

    Aku suka banget kak lianaaa, sukses bikin tambah baper tapi gapapaa :””” semoga exo udh gaada yang keluar lagi ya kak, exo saranghaja! Kak liana semangat terus ya nulisnyaa! ♥ maaf kalo komennya 90% curhat dan tidak berbobot sama sekali 😦 kalo aku jarang main kesini maafin yaa

    Like

    1. HALO EVELYN hahaha semangat ya yg udah masuk. aku ini masih libur tapi tiba2 ditelepon komisi etik siangnya katanya form etik penelitian skripsiku harus direvisi jadilah besok harus ke kampus huks. *curhat balik
      but
      MAAF INI AKU BAPER BERAT MAKANYA JADI NULARIN KEMANA2 hatiku berkeping2 liat interviewnya duh
      dan benar.
      TAORIS berlayar kembali XD feel brothershipnya itu apalagi waktu tao bilang ‘hubunganku sama WYF itu deket banget, dia kyk kakak terbaik dan sahabat buatku tapi dia pergi ga bilang2’ HUAH IDE FFKU PERNAH HAMPIR TERTULIS YG SEPERTI INIH
      kyaw gapapa ff ini dibuat untuk baper bersama jadi yg ngomen monggo curhat bersama :p
      makasih udh mampir ya!

      Like

  3. Aku
    Mau
    Nangis

    Udah baca interviewnya Tao sih dan disitu dia bener2 nyesel ngatain Kris “traitor”
    Dan dia juga nangis waktu itu. Yahh semoga Tao sukses kedepannya deh ^^

    Like

  4. KAK LIIIII ngeliat blogku di-follow kakak tuh rasanya kaget paten banget ya. Trus trus jadi pengen nge-follow blog kakak, trus keterusan deh liat ini postingan.

    ASDFGJLABZUSKD SKNSNXISK INI SEDIH ASLEEEEEE DAN BENER2 SESUAI SAMA PRIBADI MEREKA (menurutku sih). Hiks meski aku belom liat interview itu tapi aku… aku… ah sudahlah!

    pokoknya ini top banget. “Aduh sakit” yang bener-bener menyakitkan untukku. Two thumbs up for ya!! *brbmelajukeyoutube

    Like

  5. “Aduh, sakit.”

    “mana yg sakit neng?”

    “di sini mas xiu, di hati aq. Kapan kmu ngelamar aq, mas?”

    #abaikan komenan ini.
    Mau komen apa bingung nih Li, udh diwakilin sm yg udah2.

    Like

  6. b a v e r . . . . .
    tulisan ini kesannya memang sederhana tapi efeknya!! beuhh dahsyat!!! berhasil membangkitkan memori usang para pemburu ot6 exo-m T____T
    thank you very mache kak liana atas suguhan ff krenyes ini </3 hehe

    Like

  7. “Aduh, ini sakit banget, authornim” TT
    #tega deh,
    Kangen sama mereka semua, hiks.
    Kris yang sok cool tapi sebenernya care banget sama adek2nya,
    Luhan yang lemah lembut dan always smile dimanapun kapanpun,
    Yixing yang polos, ngeblank, tapi sayang sama member2 lain,
    Chen oppa yang selalu berusaha bikin suasana jadi ceria,
    Minseok oppa yang paling dewasa menyikapi semua yang terjadi di sekitarnya,
    Tao yang nyebelin tapi manja banget sama hyung2nya,
    duh, kenapa ini baper banget ya. TT

    Tapi agak terhibur sama kembalinya Tao dan Kris,
    yah memang ‘jodoh’ gak kemana ya,
    Welcome back Taoris, semoga kalian lebih bahagia di luar sana,
    :,,(
    Yixing, Minseok oppa sama Chen oppa kalian sabar ya,
    Jadi inget kata2 “kalau ada kesempatan, aku ingin berdiri di panggung yang sama denganmu”, itu kata2nya Yixing bukan ya????,
    lupa, hehehe, pokoknya gitu.
    Hueeeeeee, udah deh, aku mau nangis dulu,
    authornim keep writing, TT
    tolong di warning ya kalo mau nulis FF yang ‘berperasaan’ kayak gini,
    ya biar bisa siap2 aja gitu, #banyak ngomong, ditabok sama author, 😀
    hehehe.

    Like

      1. heheehehe, mianhae authornim, habisnya pas baca judulnya, aku mikir ‘ini humor kayaknya’,
        Trus pas baca summarynya, perasaanku mulai gak enak, hehe.
        Makin baca ke bawah, ‘Omai, ini authornya ngajak baper berjamaah ya?’
        Sampai ke partnya minseok oppa, nangis deh, 😀

        Like

  8. Bukannya belajar buat uts aku malah baca ini *readers nakal jgn ditiru*
    Ugh angst bgt ini ka. Rasa sakitnya kena bgt
    Dan aku memilih diam, sambil tetap tersenyum dan berharap rasa sakit itu akan usai *deep sigh*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s