Lirik #38: Di Ketinggian

intheheights chenluna2

Lirik #38 & #39: Mimpi yang Sempurna – Peterpan & Kasih Tak Sampai – Padi

“Aku ‘kan menghilang dalam pekat malam agar cinta kita akan abadi. Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini dalam mimpi yang sempurna.”

[EXO Chen x f(x) Luna]

***

Chen dan Luna hidup di belahan dunia berbeda, tetapi mereka lebih nyaman menjalin hubungan jarak jauh ketimbang bermesraan berdua. Cinta mereka memang kompleks: dekat tapi tak bersentuhan, jauh tapi senantiasa berhimpitan. Keduanya cukup bijak untuk tidak saling mencampuri…

…karena menyatunya Chen dan Luna akan mengacaukan sistem semesta.

“Kita ini pasangan, tetapi kenapa kamu tidak pernah memelukku?”

Pernah Luna memberanikan diri bertanya karena dalam setiap mimpi, hangat tubuh Chen selalu terasa lembut nan menggairahkan seperti siraman cahaya mentari. Benarkah demikian? Tak ada salahnya membuktikan.

“Aku mau-mau saja melakukannya, tetapi ini agak berbahaya.”

Chen selalu terdengar konyol, bahkan ketika memperingatkan seseorang. Wajar kalau Luna tertawa dan malah menantang Chen untuk segera mendekapnya, padahal ‘ancaman’ ini tidak main-main.

Chen memeluk Luna.

Dan malam Kota Madrid melahap Chen. Kota Beijing kehilangan paginya. Luna gelagapan, memanggil-manggil Chen yang tubuhnya terus dilebur kegelapan, dan seraya tertawa jahil, Chen melepas pelukan. Dihapusnya air mata Luna sebelum sempat jatuh.

“Sayangku, paginya Beijing tidak boleh berpelukan dengan Bulan tengah malamnya Madrid karena ia akan dimusnahkan langit Spanyol,” Chen tersenyum, “Omong-omong, terima kasih sudah menangisiku.”

“Chen! Sialan! Aku mencemaskanmu setengah mati, tau!”

Hingga kini, Chen dan Luna masih mempertahankan cinta mereka, berharap suatu saat ada langit sempurna untuk menaungi keduanya.

TAMAT

.

.

.

.

.

晨 (chén) (Chinese): [noun] morning, daybreak

Luna (Spanish): [noun] moon

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

sapa gak ngerti? ngerti dong guys.

intinya chen itu pagi. luna itu bulan. dan mereka menaungi dua negara berbeda. kalau pelukan? bulan jadi ngilang dari malemnya spanyol dan pindah koordinat gitu kan. sedangkan beijing akan kehilangan langit pagi. kacau dunia. kkeut.

and no, jalan cerita in the heights, drama musikalnya chen sama luna, aslinya ga gini. sumpah. ini asli buatanku. 

Advertisements

5 thoughts on “Lirik #38: Di Ketinggian

  1. Aku pikir Chen itu bintang.. bener sih dugaan aku Luna itu bulan.. makanya sempet mikir kalo bintang meluk bulan emangnya knp kan mereka mank munculnya bareng.. eh ternyata Chen itu pagi toh… yaa sedikit-sedikit ngerti siihh…

    malah awal-awal sempet mikir ini terusan lirik #25, tapi ternyata bukan…

    udah lirik #39??? 3 lirik lagi donk…. waaah… semangaaatt… ditunggu karya yang lainnya

    Like

  2. Jadi keinget hubungan ldr gaea-ouranos di percy jackson and greek gods
    Bedanya gaea-ouranos bisa ketemuan chen-luna susah
    elaaahhhh jongdae
    itu luna udah cemas masih aja dijailin, tapi kalo ga dijailin bukan trolldae namanya
    Berarti chen-luna hanya bisa bersatu saat gerhana dooong, berasa mama era

    Like

  3. plis kak jangan baperin aku dengan pair luna-chen mu yg bikin gak nahan ini. mereka itu kalau dilihat” juga cocok sih sebenernya tapi apalah daya sm gak pernah kepikiran buat setting couple chenluna yang demi tuhan goddamnest sekali huhuhu tapi aku lebih pengen mereka real tanpa settingan. kak buat yg beginian lagi ya plsssss

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s