f(4) #9: Cash Me Out

03_7490498CBAC345F2B

a tracklist fic of f(x) 4th album ‘4 WALLS’ by Liana D. S.

#9. Cash Me Out

starring

f(x) Amber and Krystal (Jung Soojung)

genre Canonical Friendship, Slice of (idol) Life duration Ficlet (500+ words) rating General

.

.

Apa hal paling berharga di dunia?

Bluk!

Malam itu, seperti biasa seseorang tahu-tahu saja meniduri ranjang Amber. Si penghuni asli kamar yang baru keluar toilet tidak terkejut mendapati gadis bertubuh jenjang berambut panjang awut-awutan tengkurap di kasurnya. Siapa lagi itu kalau bukan magnae f(x) yang super sibuk, Jung Soojung alias Krystal? Pasti jadwal pemotretannya baru selesai.

“Hei, kalau masuk bilang-bilang dulu, kek.”

Tidak ada kata terucap sebagai tanggapan. Soojung menggeliat malas, berpindah posisi memunggungi Amber, dan yang dipunggungi mendesah pelan. Kalau Soojung jadi tidak mau bicara begini, berarti ada sesuatu yang ia sembunyikan, lebih dari sekadar rasa letih. Setelah menyisihkan handuknya, Amber duduk di tepi ranjang dan mengusap punggung Soojung supaya ‘teman ciliknya’ itu bisa sedikit rileks. Oh, punggung itu terasa kaku sekali, yang mana wajar karena beban berat popularitas membuat seorang idola tegang selama 24 jam dikali 7 hari seminggu. Apalagi, belakangan angin bertiup lebih kencang ke arah Soojung: skandal kencan, ejekan haters yang berfokus pada ketidakstabilan suaranya di atas panggung, sutradara drama yang berkali-kali mengkritik aktingnya, dan lain-lain, dan lain-lain.

Segala kata penghiburan—‘kamu yang terbaik!’, ‘lain kali pasti bisa!’, ‘jangan menyerah!’—tidak akan berhasil pada Soojung, Amber tahu. Metode itu sudah terlalu sering dilakukan Sunyoung dan Qian, rekan-rekan segrupnya, kalau Soojung sedang down. Ujung-ujungnya, Soojung cuma menanggapi dengan ‘iya’ yang lesu, jadi daripada menggunakan metode konvensional ini, Amber memilih cara lain yang ia nilai lebih optimal untuk membesarkan hati magnae.

“Qian-eomma tidak pulang. Dia syuting tayangan promosi wisata Beijing.”

Soojung masih tengkurap. Itu dia juga tahu.

“Tidak ada yang masak, makanya aku mau pesan makanan. Aku mau bulgogi porsi besar. Kamu mau apa?”

Tawaran ini belum menggerakkan Soojung. Amber memutar bola matanya ke atas.

“Aku yang traktir.”

…dan persis robot yang baru diisi daya, Soojung duduk tegak, helai-helai hitam rambutnya yang semrawut terbang ke mana-mana, menutupi sebagian wajah, ada pula yang mencuat ke atas. Amber sedikit kaget akibat penampilan Soojung yang seberantakan nenek sihir…

…tetapi senyum cantik yang disunggingkan si magnae menghapus keterkejutan Amber dan menggantinya dengan kelegaan.

“Benar, ya, Eonni?! Aku sedang ingin ayam wijen dan milkshake pisang! Tapi ingin pizza juga… eh, jangan, jangan… duh, terlalu banyak yang ingin kumakan malam ini!”

“Iya, akan kupesankan, tapi ada syaratnya,” Amber mengacungkan telunjuk di depan wajah Soojung, “Nanti cerita padaku, kenapa hari ini kau kusut macam baju belum diseterika begitu?”

Soojung mengangguk cepat, mengabaikan fakta bahwa ia, visualnya grup f(x), baru saja disamakan dengan baju belum diseterika. “Ayo, telepon! Ah, tapi aku belum tahu mau pesan apa… Kalau kebanyakan, nanti kau repot bayarnya…”

Beruntung, masalah ‘repot membayar’ tidak pernah menjadi hal utama yang Amber cemaskan.

“Just cash me out,” Amber menelengkan kepalanya cuek sebelum menekan nomor tujuannya, “Sebutkan saja apa yang kau mau. Cepat, keburu tersambung, nih.”

Diberitahu begitu, sesuai harapan Amber, Soojung bertambah senang. “Benar juga, ya; Amber-eonni ‘kan kaya,” katanya sambil mengalungkan lengan rampingnya ke leher Amber, “Aku mau ayam wijen, milkshake pisang, pizza…

…dan sebagainya. Amber tidak mampu menahan diri untuk tidak terbelalak: daftar pesanan Soojung banyak juga. Bakal tekor lagi aku malam ini, pikirnya.

Yang aneh, meski menghibur Soojung lumayan menguras kantong, nyatanya Amber tidak pernah berhenti melakukannya.

Karena salah satu hal berharga di dunia, menurutnya, adalah senyum kekanakan Soojung yang terlalu sering tercuri.

TAMAT

.

.

kurang satu yeay! XDD

Advertisements

4 thoughts on “f(4) #9: Cash Me Out

  1. Li, ini mengingatkanku pada temen kampusku yg suka nraktit tiap hari wkwkwk x)
    He’s so damn similar with amber, kalo temennya ada yg sedih dia pasti ngata-ngatain terus nraktir wakakak.
    /lah curhat, soridoristroberi/
    But, overall aku suka banget ffmu kali ini astaga ringan banget empuk kriuk2.
    Ngalor gitu aja, dan bikin senyum2 sendiri baca pikiran amber soal dia bakal tekor x’)
    Wes pokoknya iloveyou lah li, ini mulus sejauh mata memandang kek paha soojung x)
    Keep writing^^

    Like

  2. Jd hari ini aku punya waktu melarikan diri dr kenyataan lebih lama dr biasanya karna tepar.. Jd aku mutusin lari k sini ya dr pd bosen ngagoler geje di kasur.. Hhaha
    Ini tuh … Aku jd inget sahabat2 akuuu.. Kadang kalo lg kesel atau apa, cukup ketemu mereka udah ngakak lg.
    Dan lili, duh, cantik sekali merangkai katanya. Aku nggak bisa komentarin ceritanya selain dr adjektif yg bagus2.. Hhihi
    Thanks a lot ❤

    Like

  3. Kak liana I’m back hahhaha, 2 hari sebelum uas dan aku malah kabur ke sini (curcol) tapi menyenangkan orang lain itu daripada senang sendiri kak hohoh, mangat satu tracknya lagi kaak

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s