D-4: Out

exo-sing-for-you-xiumin

countdown: D-4

EXO Winter Album ‘Sing for You’

#1: Out

w/ EXID Hani (Ahn Heeyoon)

.

Musim yang melelahkan berlalu saat aku bertemu denganmu yang kurindukan. (EXO – December, 2014)

***

“Kim Minseok, besok pokoknya tunggu aku! Jangan ke mana-mana atau aku akan menendang bokong bulatmu itu ke ruang angkasa!”

Mengingat ancaman Heeyoon tempo hari, Minseok mengusap pantatnya khawatir, tentu secara sembunyi-sembunyi. Si tomboy itu kalau menendang orang bukan main kuatnya, demikian pengakuan salah satu rekan Heeyoon di klub bela diri kampus. Minseok sendiri sih tidak pernah ditendang—jangan sampai perkara jemput-menjemput ini membuatnya menerima hukuman tersebut untuk pertama kali. Jadi, meskipun harus setengah mati menahan dingin dan sangat ingin segera pulang, Minseok rela menunggu gadisnya di halaman sebuah bangunan. Kehangatan bangunan itu tidak sedikit pun menggoda Minseok karena ia tidak suka berada di dalamnya.

“Minseok-ah!!!”

Oh, itu dia. Gadis semampai bersurai coklat ikal yang tengah berlari kecil dengan membawa dua cup kopi hangat itulah kekasih Minseok, Ahn Heeyoon. Kedatangannya mengembalikan binar yang cukup lama lesap dari sepasang netra Minseok. Pria muda itu baru menyadari betapa rindunya ia pada sosok Heeyoon setelah mereka berdua bertemu lagi. Iya, sebelumnya Minseok juga selalu rindu, hanya barangkali atmosfer dalam bangunan tadi membuat perasaannya menumpul sementara.

“Kyaaa!!!”

Aih.

Bahkan sifat Heeyoon yang satu ini juga lumayan dirindu Minseok.

“Sudah tahu salju licin, masih saja lari-lari sambil bawa minuman. Jadinya jatuh, ‘kan?” Minseok meraih tangan Heeyoon yang tertelungkup di atas jalan putih, mengabaikan dua gelas kopi yang tumpah di sisi gadisnya, “Ayo, berdiri. Kau tidak apa-apa?”

Perlahan, dengan bantuan Minseok, Heeyoon menegakkan tubuh, namun belum berani mengangkat wajah. Kedua mata jernih nan jujur itu tertutup poni, sehingga Minseok tidak mampu membaca rautnya. Semula, Minseok menduga Heeyoon kesakitan akibat jatuh, tetapi hei, Ahn Heeyoon ketua klub bela diri kampus tidak mungkin mendadak diam begini cuma gara-gara rasa nyeri. Apalagi setelah itu, dua lajur air mata menuruni pipi Heeyoon; memang segera dihapus, sayang bibirnya yang mencebik mengkhianati usahanya untuk tak menangis. Sebelum wajahnya berkerut lebih jelek lagi, Heeyoon memeluk Minseok erat-erat.

Yang dipeluk tertawa.

“Kau kenapa? Menangisi kopi? Tidak masalah, nanti kita beli—“

“Jangan bercanda!” sahut Heeyoon seraya memukul lemah dada Minseok yang ia gunakan meredam tangis, “Kamu tahu tidak sih berapa lama aku menunggumu pulang? Kamu bisa tidak membayangkan perasaanku yang setiap hari menyilang tanggal pada kalender, berharap Desember cepat datang tapi malah terasa makin lama? Kalau kamu mengingatku sebesar aku mengingatmu, kamu pasti tidak bisa bercanda seperti itu, tau! Minseok bodoh!!!”

Berbeda dengan Minseok, Heeyoon termasuk orang yang cengeng biarpun kelihatannya tangguh dan easy-going. Di awal-awal perkenalan, Minseok senantiasa mencegah Heeyoon menangis agar tidak perlu melihat ekspresi sedih si gadis yang kusut sekali, tetapi seiring dengan mendalamnya hubungan mereka, rasa-rasanya kalau Heeyoon menangis, Minseok jadi ikut terluka. Karenanya, Minseok yang biasa serius mulai belajar melempar lelucon—termasuk yang tadi—semata-mata supaya Heeyoon bahagia.

Ironisnya, malah ia sendiri yang memicu kesedihan Heeyoon sekarang.

“Maaf.” Minseok mendekap Heeyoon balik, jemarinya menelusuri gelombang lembut rambut si gadis. Beberapa detik, posisi mereka bertahan seperti itu, berbagi kehangatan sebagai ganti kopi tumpah, hingga Heeyoon memberanikan diri menengadah. Tidak ada lagi kerut-kerut sedih, tinggal pipi sembab dan bibir gemetar yang tengah mengusahakan seulas senyum. Minseok menyusut air mata Heeyoon sebelum sempat jatuh—dan si gadis bertanya lirih.

“Kenapa masa hukumanmu di penjara harus sepanjang ini, Minseok?”

“Siapa yang tahu?” Minseok membuang bahu, tampak tak peduli dengan hasil sidangnya sebelum masuk dan keluar bangunan tadi—lembaga pemasyarakatan—lalu mengangkat sudut-sudut bibirnya ceria, “Yang penting, aku sudah bertemu denganmu lagi, bukan begitu?”

Kabut putih melayang pelan dari bibir Heeyoon kala gadis itu mendesah panjang. Ditukarnya ucapan ‘selamat datang kembali’ dengan satu kecupan pada pipi Minseok yang tirus digerus kehidupan bui. Minseok memejam, sejenak meresapi sensasi menggetarkan yang Heeyoon salurkan ke permukaan kulitnya. Catatan kelam masa lalunya telah resmi ditutup sekarang.

“Aku pulang.”

TAMAT

jadi akhirnya menjebol wbku malah dgn memunculkan project lain. lightsaber lagi buntu masihan huks.

anyways, aku masih bahagia bisa menulis lagi huhu. project ini sendiri sudah nyaris kelar *tinggal feixing ahahaha, chenluna-surene pun tinggal post saja* dan kenapa cuman empat cast? krn waktu yg tersisa ke 10 Desember tinggal 4 hari…. plus mereka berempat bias saya

thanks for reading! ❤

Advertisements

18 thoughts on “D-4: Out

  1. Pertama-tama, perkenankan saya untuk teriak dulu Li,
    .
    .
    AAAAAAAAAAAAAAAAKKKK,,,
    Mas Umin sama Mbak Hani are back.
    Yeay.

    Uwooo,, aq juga mikir itu bangunan apa, eh ternyata penjara.
    Wah, mas umin mantan napi.
    kok di mataku malah keren ya?
    wkwkwkwk

    Like

    1. iyaaaa aku lagi kangen pair ini, mbak2 exid baru comeback kan ya dan mbak hani tambah seksi *salfok *mas umin tuh yg salfok
      akhirnya terjadilah cerita ini, sorry masih agak menye mbak haninya, lain kali tak bikin rusak lagi dianya XD makasih udah mampir kak fafa!

      Liked by 1 person

  2. Lianaaaaaa sukaaaa ❤ xiumin sama hani romantis aku bisa apa/menggelundung manja (?)/ aku sempet mikir ini bangunan apa kok disebutin tapi tanpa nama ternyata…..jengjet….huhu, jadi kangen crimescene/salah/

    Duh, maap merusuh, bhay

    Like

      1. Bhak, santai kali li, aku mah maklum kok, kalau liat judul di tempatku aja langsung pada mabok XD aku pun mabok nulisnya/plak/

        Liana senpai tolong, kak liana lebih senpai ;_; bahasa sama plotnya aduhai

        Like

  3. Lhadalah ternyata di penjara lol baru ngeh 😂😂
    Anyway seperti biasa khas Liana, bagooosshhh~~~
    Ah kau jadi membuatku ingin bikin fic XiuHan (Xiumin-Hani bukan Xiumin-Luhan wekekeke)
    Keep write Li ❤

    Like

  4. twist-nya!!!! iya aku ga nyangka kalau xiumin ini mantan napi dan (kalo benar/salah, tolong koreksi aku, kak) begitu juga dnegan hani. uh kupikir mah minseok nungguin hani yang lagi ikut les dan minseok benci tempatnya les gitu(pikiran anak sekolahan #prt) yah dan ternyata, darnnn! you made it kak ❤
    adegan sehabis jatuh di atas saljunya itu lho, awww ❤ hahaha
    anw, semangat terus untuk menulisnya kak li! good luckk 😀

    Like

    1. ya tuhan xian!!! *tubruk peluk cium
      aku merindukanmuuuuu *dan juga ff exomu haha* blkgan aku puasa orific dulu soalnya dan mantengin updatean dari kamu ga ada2… ntar dah aku mampir balik ^^ dan eum… haninya bukan mantan napi hehe. dia kan jemput xiumin tuh ceritanya.
      good luck to you too xian, makasih sdh mampir! XD

      Liked by 1 person

      1. *simpan peluk dan cium-nya, loll*
        yeah, aku juga kangen sama kak lianaaa. kangen sama fiction spesialis SM artist-nya, ah smuanyaa 😀
        eh kenapa puasa??? ah iya nih kak, mian bgt belum bisa nulis anak2 exo -_-(kehilangan muse gitu, re: malesnya susah diusir gituu)
        ohhh, aku kirain hani juga mantan napi.ah tapi semakin ke sini, aku makin suka sama romance fict-nya kak li lho, seriuss.
        aminn, sama-sama kak lianaa

        Like

  5. OH JADI MINSEOK MANTAN NAPI GITU KAK?! Oke, ini nggak nyante.
    Wah mbak Hani, ternyata cengeng juga kalo udah di hadapan cowo-nya yah. Aku terbawa suasana waktu mau nyampe ending kak. Pengennya menghibur eh malah buat anak orang nangis. Ini nggak ada sequel-nya kak? Mengapa mas xiumin masuk bui? Pelanggaran melumpuhkan hati wanita karena pipinya terlalu gembul/?
    I feel you Kak Li. T-T Projek satu belum kelar, eh udah kepikiran projek lain. WB itu emang menyiksa ugh.
    Semangat ya senpai~~

    Like

    1. mbak hani walaupun garang aslinya mah cengeng pat *kyk yg ngerti aja gitu kan. *tapi soalnya di variety dia sering ketangkep mewek jelek bgt gitu hahaha lucuuuu
      dan
      KALIMATMU TTG KEJAHATAN XIUMIN ITU HILARIOUS BANGET tau aja sih kalo dia ngelakuin itu *padahal gak
      WB tuh emang gak sopan kadang2 datangnya hiks. tapi yah itulah resikonya jadi author hehe. pat juga, mari melawan wb sama2 *bawa spanduk anti WB
      makasih sdh mampir!

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s