EXO-N #16: Kissable Pink

140318-jessica-snsd-for-postcard-mrmr-black-ver-scan-by-deselim-1.jpg

by Liana D. S.

Jessica Jung x Wu Yi Fan (Kris)

duration Ficlet (<700 words) | genre Surrealistic Romance, slight!Medical, Mr.Mr.MV!AU | rating Teen and Up

.

[Disclaimer] Ide terinspirasi dari interpretasi MV SNSD – Mr. Mr. di sini

.

“Dimabukkan oleh serangan jantung mendadak yang kauberikan, aku nyaris kehilangan napasku ketika kau berada begitu dekat.” (EXO – Heart Attack)

***

Kris itu tampan, sebetulnya, sayang ia terlalu pucat untuk ukuran Jessica. Salahkan jantungnya yang kelewat loyo untuk mendesirkan darah ke seluruh tubuh, barangkali akibat terlalu sering dilukai. Hanya Jessica yang tahu cara memperbaiki defek fatal ini, maka di sinilah sang dokter rupawan berdiri, dengan peralatan bedah dan jantung berlian yang siap ditransplantasikan ke dalam Kris. Sengaja Jessica melapisi organ tadi dengan batu mulia terkeras agar kekasihnya itu bisa bertahan hidup lebih lama lagi.

“Permisi, Sayang,” Jemari lentik Jessica meloloskan satu persatu kancing kemeja Kris, “Ada jantung baru yang mau kupasang ke dadamu.”

Tak ada jawaban. Berarti biusnya bekerja, simpul Jessica. Lampu di atas meja operasi dinyalakan dan pisau bedah sang dokter menari, dengan hati-hati menyibak setiap inci kulit berharga Kris. Isi rongga dada pria itu akhirnya tersuguh di hadapan; miris sekali keadaannya. Jessica sungguh tak yakin gumpalan otot lembek yang berdenyut sekarat itu dapat disebut jantung.

Seberat apa kehidupan Kris sebelum bertemu denganku, sampai jantungnya rusak begini rupa?

Perasaan Jessica bercampur aduk ketika menjepit pembuluh-pembuluh darah Kris, memotongnya, dan menyambungkan mereka ke jantung berlian anti hancur. Wanita itu jengkel karena Kris amat lihai menyembunyikan berbagai kelemahan, termasuk yang parah, tetapi di sisi lain, Jessica pun merasa bersalah lantaran terlambat mengenali cacat ini. Sebagai kekasih Kris, idealnya ia bisa membaca tanda paling samar tentang kepedihan yang dipendam, bukan? Pelukan dingin tanpa kasih, sorot mata yang tak memuat harapan, kata-kata yang senantiasa terdengar letih …. Aih, bagaimana bisa Jessica melewatkan itu semua?

Ah, sudahlah. Yang lalu biar berlalu; ke depan tidak boleh terjadi lagi.

Terhubungnya arteri dan vena Kris dengan ‘pompa’ cangkokan bukan satu-satunya indikator keberhasilan pembedahan ini. Manik hazel Jessica melebar tanpa disadari, mengantisipasi denyut pertama sebab jantung pengganti tak akan berguna kalau detaknya absen. Diam-diam ia khawatir, mungkinkah pelapis jantung itu memberatkan otot di dalamnya untuk berkontraksi? Kalau iya, lantas bagaimana lagi cara melindungi jantung Kris dari cedera? Haruskah ia mengikis batu berkilau yang meliputi jantung itu? Tapi tidakkah berlian terlalu keras untuk alat-alat bedahnya?

Satu. Dua. Sepuluh detik. Gerakan dari si jantung yang ditunggu-tunggu masih nihil. Jessica berusaha menata benak, tidak mengizinkan kepanikan mengambil alih. Dipijatnya jantung baru Kris sebagai upaya penyelamatan, makin lama makin dalam, makin kerap. Debaran hebat dari dada Jessica sendiri tersalur melalui ujung jari yang menekan otot berlapis permata, sedikit demi sedikit merambatkan kehidupan.

Dan tulusnya cinta.

Kau tidak boleh mati, Kris! Tidak sebelum kau sempat mencicipi nikmatnya denyut yang seirama denganku!

Deg.

Jessica mengerjap.

Deg. Deg.

Senyum Jessica terulas. Di bawah tangannya, jantung berlian mengembang dan mengempis, menyegarkan raga yang nyaris kehilangan nyawa. Monitor di sisi meja bedah menampilkan parameter-parameter stabilnya peredaran darah yang setelah beberapa menit diamati tidak menggambarkan perburukan kondisi. Efek anestesi akan hilang sebentar lagi, jadi Jessica harus menahan diri dulu dari gelombang euforia. Ada kulit yang harus ditutupnya … dan ada jiwa yang mesti disambutnya.

***

Tatkala membuka mata dan merasakan betapa ringan kepalanya, Kris kira ia sudah di surga. Aneh, penghuni surga kan orang mati yang bertubuh dingin. Sebaliknya, kini setiap jengkal tubuh Kris seolah dialiri air hangat dari shower; sensasinya menyenangkan sekaligus mengagetkan. Semula, Kris tak mampu ‘memegangi’ tubuhnya sendiri karena degupan yang kencang dalam dadanya amat menyesakkan, menghilangkan segala kontrol Kris atas badannya. Beruntung, degupan itu perlahan melambat, mungkin karena memang sudah waktunya si jantung ‘tenang’ …

… atau deselerasi laju nadinya ini disebabkan oleh sentuhan Jessica?

“Hai, Kris. Bagaimana perasaanmu?”

Luar biasa, Kris ingin menyampaikan, tetapi lidahnya masih kelu, belum terbiasa mengucapkan sesuatu dengan bersemangat. Ia berharap binar bahagia dalam tatapannya cukup untuk menjawab Jessica—dan bagusnya, Jessica menangkap pesan itu.

“Tidak perlu terburu-buru. Nikmatilah setiap degupan, akan kutunggu hingga kau cukup kuat untuk bicara.”

Lemah Kris mengangguk. Bibirnya setengah membuka, berjuang meloloskan satu kata saja demi mengungkapkan terima kasihnya, namun Jessica mendahului, mengunci bibir itu dalam ciuman yang sejenak menyita napas. Ayolah, siapa sih yang tahan menganggurkan bibir merah menggoda itu? Bukan Jessica, tentunya. Dia kan harus menilai kesuksesan operasinya. Seberapa normalkah suhu bibir Kris? Lancarkah arus darah di dalam sana? Meningkatkah laju nadi pasien ini dengan stimulasi seintens sebuah ciuman?

All checked.

“Jess, thanks,” Lihat, bibir itu malahan melengkungkan sebuah senyum sekarang, “I’m finally home now.”

Meski keharuan dari dasar hati terus memaksa keluar sebagai tangis, ketangguhan Jessica sanggup meredamnya sebelum mengemuka.

Welcome back, then.

***

TAMAT

.

.

.

gimana aku ga ngeship mereka kalo ada ini >.< aduh tingginya beda jauh banget lagi kan tambah asdfghjkl sudahlah.

kris-jessica-2

Advertisements

10 thoughts on “EXO-N #16: Kissable Pink

  1. HEEEEEEEEEEEEE, KAK LIANA!!!!
    sudah merupakan cita-cita sedari dulu waktu nulis masih pake oppa unni annyeong gomawo gwenchana buat nulis sesuatu yang bermakna dan mengandung informasi BEGINI HUHUHU aku harus bolak-balik buka kbbi btw kak ;_;
    hmmm mau ngomentarin apa lagi yha, kalo diksi mah ga usah lah emang aku syapa mau komen-komen soal diksinya senpai tapi tetep aja kak liana harus tahu ini rapiii dan tertata apik banget (???) i aspire to write just like you eak x3 CERITANYA JUGA BAGUS BANGET romensnya walau dikit tapi dapet aih aih pokoknya ini perfecto!! kusuka ❤

    Like

    1. mengandung informasi apa meyyyy ini hanya tulisan utk mengatasi sudden krissica feel gara2 variety ngeselin itu huahua knp sih mas wu lebih rukun sama mbak jess ketimbang sama lutao *lah *lihat aja deh di SNS/? akrab amet
      tapi aku seneng kalo kamu seneng hahai. makasih sdh baca! XD

      Like

  2. Kaaaakkkk, aku juga ngeship mereka tau kaak!!
    Dan ini.. ini… ahhhh……… bacanya buat darahku ikutan berdesir juga kak, serius deh wkw. Ditambah foto yang di bawah itu bikin ‘aww aww’ gimana gitu duuh XD. Lopelope di udara buat Kris/ eh jangan, buat kak Liana aja XD ❤ ❤ ❤

    Like

    1. huehee makasih berly sdh mampir lagi! dulu aku waktu jaman hardcore china-line shipper ga ngeshippin kris sama siapa2 dan nganggep shipper krissica itu delulu bgt, eh skrg kena batunya. haih dasar tuh dua org mesra amat….

      Like

  3. HIAHHHH, salahkan krissica ship yang mulai berlayar lagi emang kakk :3 ah, aku shipper-ku jadi loncat jadinya kan (dari kristoria ke krissica *dan pasti, seterusnya akan terus berpindah-pindah, wkwk*abaikan hehe* setelah baca ficlet menggigit ini huhu :/
    baca medical ficlet ini memunculkan persepsi baru, operasi jantung itu kelihatannya gampang banget ya di tangannya sica dan cuma butuh satu tenaga medis(?) pula *padahal udah jelas, genre-nya ini apa, Na T_T* tapi ya tetep aja aku enjoy bacanya 😀
    walah, ending-nya aku ga bisaaaaa T____T <//3
    well, maafin komen yang tidak struktural (re: acak-acakkan) ini kak 😀 aku terlalu eksaitid sama shipper satu ini 😀
    dan seterusnya, keep writing kak lianaa 🙂

    Like

    1. waduh komen mah kalo sama aku ga sesuai sistematika/? gapapa XD itu fotonya emang membangkitkan ship yg karam sehingga beginilah. dan ya, aku stres soalnya ngerasa belum siap masuk koas sehingga jadilah nabrakin surrealisme sama medical. eak. gapapa lompat2 krissica kristoria cocok semua kok ahai. makasih udah mampir ya!

      Like

  4. HAHAHA IYA HADUH KAK PIC ITU EMANG BIKIN TAMBAH NGESHIP MEREKA. COCOK BANGET HADUHH

    Dengan penuh cintanya jessica masang jantung baru ke kris itu kayak… kok soswit banget sihhhh.

    Ini manis sekali kak, keep writing yak! 😄

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s