Tentang Rating

12.gif

Xiumin dalam keadaan biasa itu ratingnya G, tapi begitu ngedance, ratingnya bisa naik jadi R.

Yah, barusan cuma percontohan, agar aku bisa memperoleh atensi kalian. (Lagian aku suka banget sama potongan-potongan MV Love Me Right-nya member EXO-M. Sedikit memanjakan diri boleh lah ya.) Masalah yang akan kubicarakan ini bisa jadi penting atau tidak penting bagi kalian penulis fiksi, dan mungkin tidak semua orang mengalami ini. Tapi penulis yang baik pasti pernah mengalami dilema ini, deh.

(Aku nggak memuji diri sendiri lho :p)

Harus kuakui bahwa makin ke sini, godaan untuk menulis romance yang sedikit lebih tinggi sangat membuatku kewalahan. Aku bosan dengan fluff seringan kapas, rayuan gombal yang itu-itu aja, konflik yang kurang berasa, dan kontak fisik yang kurang penuh perasaan. Dan sebagai pengakuan dosa pula, kurasa itu karena aku membaca beberapa fic ‘wangi’ yang emosi di dalamnya begitu intens. Ya, kalau biasanya fic NC baru cuma penuh huruf vokal (mengutip perkataan ELF pendampingku pada suatu waktu), beberapa fic ini punya unsur lain seperti persahabatan dan tragedi yang lebih menonjol. Pun ini bukan PWP atau porn without plot yang seolah-olah merupakan video demo bagaimana proses kopulasi dilangsungkan. Hih. Aku benci deskripsi organ; di kuliah aja udah cukup kurasa.

Jadi, belakangan (pengakuan dosa lagi) aku mencoba menulis hal serupa dengan seimplisit mungkin, tetapi tentu saja cuma sebatas ciuman yang ‘lebih’.

Hasilnya?

“Ini ratingnya apaan enaknya?”

Kebanyakan situs fiksi biasanya mencantumkan rating G, PG/ Teen, atau M/ Adult/ NC. Tapi kalo yang borderline? Mereka nggak mencantumkan R! Akhirnya, dengan sangat terpaksa kulabeli fiksi tersebut dengan R/ PG-17, yang sebenarnya menurut MPAA Rating System, PG-17 itu nggak ada.

Selain itu, kadang di fiksi-fiksi yang pernah kubaca (dan fiksiku juga sih, haha), rating pun dipasang asal-asalan. Walaupun ada pembicaraan tentang seks yang sangat-sangat-sangat implisit, si penulis memberikan rating NC. Beberapa penulis, termasuk aku, menyamaratakan rating semua fic romance dengan Teen/ PG, padahal isinya fluff doang nggak ada adegan sugestifnya. Pada kasus pertama, bisa jadi penulisnya terlalu takut ficnya meracuni anak-anak, sedangkan pada kasus kedua (alias kasusku sendiri), barangkali memang sedang malas :p

Jadi, hari ini aku pingin belajar tentang rating. Kalau kalian mau ikut nggak papa. Kalau yang sudah tahu bisa membetulkan andai aku ada salah. (Risetku cuma berdasarkan Wikipedia dan FanFiction.net sih, jadi sumbernya sangat kurang.)

Rating yang biasanya dipakai di blog-blog FF sebenernya mengacu pada Motion Picture Association of America. Pada sistem ini, terdapat lima tingkatan rating:

  • General (G): semua umur, tidak ada konten sugestif, kata kasar, dan tema dewasa.
  • Parental Guidance Suggested (PG): terdapat konten yang mungkin tidak cocok untuk anak-anak, misalnya kekerasan minor tanpa cedera serius atau tema dewasa yang sugestif tapi sangat minor. Sedikit kata kasar diperbolehkan.
  • Parents Strongly Cautioned (PG-13): terdapat konten yang tidak boleh disaksikan anak di bawah 13 tahun. Konten lebih kuat dari PG. Penyalahgunaan obat dan adegan merokok diperbolehkan ada mulai dari rating ini.
  • Restricted (R): penonton di bawah 17 tahun harus didampingi orang dewasa. Orang tua harus menyeleksi konten terlebih dahulu sebelum mengizinkan putra-putri mereka menonton film ini. Memuat kekerasan yang cukup intens, adegan telanjang yang mengarah pada aktivitas seksual (hanya mengarah tapi tidak ditampakkan), kata-kata kasar yang sering dipakai, dan tema dewasa lain.
  • No Children Under 17 Allowed (NC-17): anak di bawah 17 tahun dilarang menyaksikan. Konten lebih kuat dari R, termasuk kekerasan sangat intens dan aktivitas seksual eksplisit.

Blog fiksi banyak mengubah tingkatan rating ini, sehingga muncullah PG-17 (yang menurutku lebih tepat disebut R), NC-21 (well, sebenarnya konten di atas 17 dan di atas 21 nggak berbeda, sih), dan sebagainya.

Di blogku sendiri, aku menggunakan rating ‘General’, ‘Teen and Up’, dan ‘Mature’, yang kuadaptasi dari sistem rating yang dipakai di FanFiction.net (yang kurasa lebih mudah menggolongkannya):

  • K (Kids): untuk penonton 5 tahun ke atas. Rate paling ‘bersih’.
  • K+: untuk penonton 9 tahun ke atas. Memuat adegan kekerasan minor tanpa cedera serius, sedikit kata kasar, tetapi tetap tidak ada tema dewasa.
  • T (Teen): untuk penonton 13 tahun ke atas. Memuat adegan kekerasan yang lebih banyak dari K+, sedikit kata kasar, dan tema dewasa yang implisit/ sugestif.
  • M (Mature): untuk penonton 16 tahun ke atas. Memuat tema dewasa yang tidak eksplisit, kekerasan, dan kata-kata kasar.
  • MA (Mature Adult): untuk penonton 18 tahun ke atas. Memuat kontak fisik eksplisit baik berunsur seksual atau kekerasan.

Fic romance yang kebanyakan dipublish di blog fiksi, terutama yang fluff super ringan, bagiku pantas diberi rating G menurut MPAA dan K menurut FFn. Habis adegan paling pol apa, sih? Cium pipi? Anak kecil boleh ‘kan cium pipi orang tuanya. Cium pipi temennya pun masih dianggap cute untuk umur-umur segitu. Fic persahabatan dengan sedikit cursing bisa masuk PG atau K+. Sementara itu, rating sesungguhnya untuk fic yang memuat adegan eksplisit hanya ada dua, NC-17 atau MA.

Tapi walaupun sudah ada guideline seperti ini, kita sebagai penulis menganut nilai yang beda-beda. Bisa saja seorang penulis romance-fluff berpikiran bahwa ‘kalau ada anak-anak yang baca ceritaku, mereka bisa mengenal cinta lawan jenis lebih dini dan itu tabu’, maka dipasanglah rating PG/ T. Bisa juga ada penulis yang berpikiran ‘French Kiss udah banyak dikenal anak jaman sekarang, lagian masuknya cuman di satu paragraf itu doang’ dan fiksinya dilabeli dengan PG, meskipun sebagian besar orang mungkin melabeli itu dengan PG-13 (atau malah R untuk yang lebih strict lagi). Memberi rating masih bebas tergantung penulis, kok. Jadi, artikel ini hanya sedikit memberi informasi untuk kalian tentang rating dan berharap nggak ada pembaca yang jadi blushing nggak karuan setelah baca fic PG (yang ternyata kontennya nyerempet R), atau jadi kecewa (‘gini aja nih?’) setelah baca fic NC-17 yang isinya aslinya PG-13.

(Jika ada konten yang kurang tepat harap beritahu aku!)

A simple fun quiz: menurut kalian, MV EXO yang ‘Call Me Baby’ sama ‘Love Me Right’ bagian dance itu ratingnya apa? XD

(karena di CMB, body wavenya mas Jongdae nggak santai dan di LMR, XiuLay nggak ngancingin baju mereka dengan benar, so yeah, I think they’re PG-13.)

 

Advertisements

17 thoughts on “Tentang Rating

  1. Wahhh terima kasih kak lianaa, postannya bermanfaat sekali. karena jujur aja aku orangnya sering nulis fluff dan romance. Trus aku juga punya fict yg banyak kissingnya padahal school life dan berakhir kukasih rating PG-17. Meski pas aku nanya ke temen aku yg suka nulis NC kata dia ciuman itu ratingnya cukup PG-13 aja, tapi aku pribadi ngerasa ciumannya agak parah apalagi mereka baru 17 sehingga kukasih rating PG-17 hehe

    Like

  2. Intronya nyenengin banget sih kak, apalagi dikasih gif Minseok lagi kayak gitu, gak mau scrolling HAHAHA.

    Soal rating emang ribet ya kak, aku kalo udah cuddling atau ciuman langsung PG, udah main fisik juga PG. Kalo hubungan sex yang implisit masih bingung dirating PG, takutnya kayak ada yang mikir malah, “Ah kayak gini gak salah.”

    Postnya bermanfaat + nyenengin cara penyampainnya kak 👍👍

    Like

    1. haha ga mau scrolling XD
      pemikiran kamu kurasa lumayan bener deh sher, sex ga bisa masuk pg walaupun implisit, kyknya r baru boleh ehe
      *trs buru2 check artikel sendiri
      barangkali aku menyebut itu? nanti kuperbarui hehe, makasih ya!

      Like

  3. Waahh.. post ini menjawab kegalauanku yang tiap mau post kebingungan nentuin rating. Bermanfaat banget, Li. Ringan dan nggak ribet. Aku sering kasih rating PG-17 padahal itu rating sebenernya kagak ada ya haha. Sepertinya aku harus koreksi ulang rating ku.

    Suka banget deh. 😃

    Like

    1. gapapa kok sbnernya ngasih rating itu, aku baru paham kalo rating pg-17 itu mungkin ada krn patokan usia kedewasaan kita yg 17 tahun, kalo di luar negeri mungkin lebih rendah, tapi masalahnya mereka yg ngeluarin aturan ini berasal dari Amerika so yeah
      makasih, moga ini membantu ^^

      Like

  4. /balik ke blog sendiri, ngecek rating. terus balik lagi kesini, bilang makasih sama Liana/ XD

    hahahahha, sumpah, rasanya habis baca artikel ini tuh kayak liat kunci jawaban ujian dan sadar kalau jawaban yang aku tulis salah semua.
    TT

    Menurutku, Call Me Baby paling pantes dirating R, kalo perlu kasih tambahan Trigger Warning. Jongdae bikin hati fans gak bisa nyantai ahahahahahaha. XD

    Like

  5. nah

    mungkin aku salah satunya kak yang suka bingung dengan rating ini.
    karena aku tukang bikin yang genre fluff, romance, cheesy bikin pusing sendiri gimana cara menempatkan suatu rating yang benar, dalam hal ini juga karena setiap pikiran orang beda-beda, maka orang-orangpun memiliki presepsi sendiri, (apalagi aku yang dengan mudahnya main cantum PG-17 yang jelas-jelas ga ada)

    aku juga pernah baca tentang panduan rating di sebuah blog fanfic, tetapi aku setuju sejujurnya dengan kak Liana bahwa penggolongan di situs FanFiction.net (atau wattpad juga) lebih mudah dan spesifik.

    terima kasih kak Liana, duh bermanfaat banget postingan yang ini. nanti pas nulis lagi aku koreksi ulang mengenai ratingnya. hehe 😀

    Liked by 1 person

    1. well sebenernya utk rating pg-17 yg aslinya ga ada itu ga bener2 masalah sih, toh banyak juga yg pake krn patokan kita mungkin usia puber itu 17, sedangkan di AS 13, sehingga muncullah pg-13 alias sblm remaja ati2 nontonnya, gitu :3
      makasih sdh baca, jgn diterima mentah2 ya, kamu bisa bandingin dari sumber lainnya siapa tahu salah :p

      Liked by 1 person

  6. Mampir ke blog Kak Li karena iseng-iseng dan menemukan ini. Aku sendiri yang hobi menulis fluff-fluff plus rom-com atau fri-com kadang bingung kasih rating-nya (lebih tepatnya sih, males mikir). Jadi untuk amannya, aku suka kasih rating Teen (karena kadang ada beberapa yang menurut aku oke untuk General, tapi menurut temen aku kurang pantas di baca anak kecil). Btw aku ngakak baca bagian ini; ‘ Ya, kalau biasanya fic NC baru cuma penuh huruf vokal (mengutip perkataan ELF pendampingku pada suatu waktu)’ please XD XD

    Makasih buat artikelnya, Kak Li! ❤

    Like

    1. gabyyyy
      sama kadang aku juga males mikir fufufu *rahasia antar penulis saja lah ini
      tapi seriusan nc itu banyak huruf vokalnya kalo ga pro, semua desah dan engah ditulis kan bergidik aku. terus terlalu jelas organnya, aku ga suka soalnya jijik sendiri TT susah cari nc yg bener2 bikin hati bergetar *lah
      sama2, aku senang artikel ini bermanfaat ^^

      Like

  7. waaah, aku setuju sama artikel kakak ini /hihi/ mungkin kalo menurutku sih rating tulisan yang agak ditinggiin itu karena adat indo kali ya /? kan kalo orang indo mah pegan pegangan dikit kan gak boleh gitu kak wkwkw. btw artikelnya bikin nambah pengetahuan kak. makasih kak xD /btw maapkeun aku sok kenal gini/

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s