Fanfiction Cliches and Overused Ornaments

tumblr_inline_numi9kOohK1tc7p4i_500

(warning: this will be a shamelessly long post with pict-spamming for my weekend party.)

Aku malu aslinya nulis ini, tetapi merasa harus nulis. abaikan gifnya, meski lucu banget abaikan.

Jadi, malam ini, aku mbaca FF secara silent dari penulis-penulis FF freelance yang masih baru di blog2 FF EXO, dan nyadar bahwa banyak dari FF-ku yang memuat klise-klise yang sama dengan cerita mereka, bahkan lebih parah.  Sedih aku.

Aku nggak bisa janji akan menghindari semua hal yang disebut di sini, tetapi mungkin dengan menyediakan artikel ini, aku akan ingat untuk sebisa mungkin menghindarinya dalam FF-ku dan membuat alur yang beda serta lebih tidak tertebak. (Yah, tapi romance itu sendiri genre yang klise, sih. Klise yang banyak orang suka, so… yeah.) Semoga ini juga bisa membantu teman-teman penulis fanfiction romance, ya!

  1. Scene rumah sakit

“Aduh, aku kesandung, Sayang, sakit banget…”

“Astaga, ayo ke rumah sakit!”

.

Penyakit ringan sampai penyakit berat, kebentur tembok sampai kanker stadium akhir, semua MRS aka ngamar. Scene ini termasuk scene yang sering dipakai karena, mungkin, menunjukkan bagaimana seseorang menjadi rawan dan membutuhkan seseorang yang dicintainya untuk tetap menjaganya (cieh). Nggak papa sih, jika diolah dengan benar bisa manis kok (yang sayangnya aku tidak bisa). Entah aku yang kurang baca atau gimana, tapi kurasa scene rumah sakit/ketemu dokter untuk cek kehamilan/melahirkan/nganterin anak imunisasi itu hampir nggak ada lho (yang punya ponakan, ingetin om/tantenya buat Pekan Imunisasi Nasional sampe 15 Maret doang). Scene rumah sakitnya mahasiswa kedokteran yang lagi ko-ass juga jarang di fanfic. Boleh dipakai!

Bonus, penyakit klise: 1. demam tinggi, tiba-tiba pingsan, diagnosis: kecapekan, 2. kanker terutama leukemia alias kanker darah (Leukemia cried and said: apa salahku kok selalu disuruh matiin tokoh fanfic?), 3. kelainan jantung bawaan.

  1. Cinta segitiga dengan lead male yang sangat ngeselin, lead female yang sangat oblivious atau malah terlalu headstrong, dan second man yang sangat lovable

(Ini lebih ke drama daripada ke FF, mungkin banyak di FF chaptered tapi aku jarang baca)

CGGIry1VAAAU-mj

“Aku mencintaimu, tetapi aku terlalu takut merusak kenangan antara kalian berdua.” (EXO D.O in EXO Next Door)

.

Kyungsoo….  #justiceforsecondman

Ini termasuk klise yang jarang aku pakai padahal pingin, tentu saja bagian second man-nya tidak termasuk. Sepupuku aka ELF pendampingku pernah mengatakan ini saat nonton EXO Next Door: “Kyungsoo jadi second man, alamat melas iki rek….” dan beneran ‘kan nasibnya malang banget gitu. Selalu, selalu lead male sengeselin apapun dia jadi yang ngedapetin ceweknya. Klise ini mungkin muncul karena Cinderella-like stories, dengan satu cowok dipasangkan dengan satu cewek yang sama-sama terlalu sempurna tanpa saingan berarti, malah lebih klise lagi (padahal klise ini lebih sering kupake, secara aku shipper ya ngepairnya itu-itu aja).

Mungkin lucu jika cinta segitiga ini berakhir dengan si cewek ngedapetin dua cowok itu kayak di Vampire Knight manga, di mana Yuuki si tokoh utama cewek punya anak sama si vampir Kaname dan si pemburu vampir Zero. Atau reversed, satu cowok dua cewek, dengan si cowok ndapetin dua-duanya? That will be awesome.

  1. Deskripsi kesempurnaan fisik, menekankan sensualitas

Karena ayolah, EXO itu ‘kan… ehem, maksudku member-member boyband itu ‘kan ganteng-ganteng ya, tetapi bahkan Oh Thehun yang ganteng tingkat dewa pernah jerawatan juga. Sekali-kali mungkin bisa anak EXO dibikin… overweight (aku pernah baca FF jongdae berberat badan 100 kg, friendship sih dan seru sayangnya discontinued)? Item (mas wu itu aslinya gelap banget kan dulu jaman SMA, kenapa dia selalu dideskripsikan sebagai kingka/bintang basket SMA yang digemari banyak cewek)? Nerdy (ugly type of nerd, pastinya)? Ingusan?

Sampai sekarang aku tidak bisa menghindari klise ini juga sebab…

baekhyun-chanyeol-chen-do-Favim.com-883454

…bagaimana aku bisa menghindari menulis kesempurnaan fisik orang-orang ini T.T Kendala menulis fanfiction dari idol ya begini inilah. Kalau original fic mungkin insidensnya akan lebih jarang.

Tapi tokoh cewek aka OC juga lumayan sering digituin lho. Kulitnya selalu putih, bibirnya selalu mungil kemerahan yang minta dicium banget… barangkali karena penulis FF berusaha lari dari kenyataan bahwa mereka nggak secantik itu untuk bisa bersama anak-anak EXO member boyband. Tentu saja aku juga merasa tidak cantik kalau dibandingin sama ulzzang, makanya jangan membandingkan diri dengan ulzzang biar ngerasa cantik. (What the heaven are you saying, Li? *abaikan aku) Shipper biasanya juga sering mendeskripsikan kesempurnaan fisik idol cewek yang mereka pasangin dengan si idol cowok, sementara deskripsi sifat-sifat nonfisik yang spesifik jarang keluar.

  1. Handsome oppas as chaebol (with or without random OC as poor girl/hopeless orphan), and guess what… arranged marriage!

00098620

“Aku tidak mencintainya, aku menikahinya hanya untuk melunasi hutang orang tuaku… tetapi mengapa jantung ini berdegup tak normal?”

ampun mas suho, dedek thehun pinjem bentaaar aja

Di EXO sih, yang sering jadi tokoh ginian menurutku kalau nggak Chanyeol, Sehun, ya Suho. Sekali-kali Jongdae kek. Atau Minseok. (barangkali dua orang terakhir terlalu pendek untuk kursi CEO *sobs* atau nggak bertampang kaya *ugly sobs)

Arranged marriage mungkin sering dipakai karena membangun cinta sebelum pernikahan lebih ruwet daripada sesudahnya. Dua orang yang nggak saling suka bisa aja jadi saling jatuh cinta karena banyaknya skinship yang udah halal antara suami-istri, atau semata karena dua orang ini tinggal di satu rumah dalam waktu lama dan jadi lebih kenal satu sama lain.

Ide butler itu (atau bentuk pembalikan lain dari klise ini)… jarang dipake atau memang aku jarang baca? Pernah baca fanfic ‘True Beauty’ karya Priscilla Wu di AFF (kalo nggak salah), di mana anak-anak EXO jadi budak buat seorang cewek kaya raya? Itu salah satu contohnya. aku dulu sering bikin orific kayak gini, sekarang nggak tega….

  1. ‘Aku hamil’

Marriage life atau bukan, ini lumayan sering dijumpai. Salah satu bahan utama fluff marriage life adalah ini, sementara di ff romance biasa, kehamilan sering dijadiin angst. Untuk poin kedua entah kenapa aku kurang suka karena memang di negeri ini kan nggak boleh hubungan seks di luar nikah. untuk fluff marriage life sendiri…

  1. Marriage life cliche: adegan ranjang atau dapur

…(lanjutan kalimat terakhir poin atas) selain kehamilan, ini juga termasuk di dalamnya. marriage life storyline terutama berfokus pada reproduksi, bukan? bahkan fluffnya juga mengarah-arah ke situ, adegan ranjangnya gak harus seks, mungkin cuma morning kiss atau peluk pinggul. aku butuh fluff ketika seorang suami ikutan pusing mbantuin istrinya yang lagi ngerjain laporan pengeluaran rumah tangga, atau seorang suami so sweet yang tanpa dibilangin mbetulin pintu kamar mandi yang rusak padahal diem-diem lagi sakit gara-gara kerja lembur.

Plus-plus: belakangan, adegan suami mbikinin sarapan bertebaran di mana-mana. ini menimbulkan idealisme yang salah, apalagi ayahku nggak pernah kayak gitu.

  1. School life cliche: berandal love nerds

awalnya membully ujungnya jatuh hati. yah, intinya nggak selalu ‘love nerds’ sih, tapi pokoknya tukang bully jatuh cintrong sama cewek lemah.

  1. School life cliche: Nerds turn awesome… biasanya di pesta (prom, atau pesta ulang tahun teman)

ini untungnya sudah jarang dipakai. be careful kalau mau pakai lagi. mungkin buatlah si nerd ini pada akhirnya jadi cuantik, tapi ujungnya malah jadi antagonis, balas dendam sama cewek-cewek yang dulu ngebully dia, walaupun ntar dibalikin lagi jadi protagonis dalam perjalanannya. self-development!

  1. Sad romance cliche: major character death

Belakangan populer muncul sebagai twist yang tidak mengejutkan, entah ternyata si tokoh udah mati sejak awal atau berakhir mati. Kemarin di FF ChenYin-ku aku pake juga hahaha. Sebenernya di FF romance sedih nggak selalu harus berakhir putus atau mati… tapi aku belum nemu contohnya sih.

  1. Persistent childhood sweetheart

Hal ini sangat jarang terjadi di dunia nyata. dari kecil sampe gede jatuh cintanya sama ituuuu mulu. atau bentuk yang lebih mending: jatuh cinta sama beberapa orang tapi nikahnya ya sama si sobat kecil.

  1. ‘Aku nabrak dirimu tanpa sengaja’

“Lho, kamu bukannya si A, yang tadi ketemu di ruang musik/nabrak aku di depan kafe? Ternyata kita dijodohin?” What a coincidence. Tapi bagaimana Kris bertemu calon istrinya di FF Puti aka blanco0719 berjudul ‘Penghujung 20’ diolah dengan kocak sehingga aku lupa kalau itu memuat klise ini!

  1. Cafe, Coffee, and Rain

“Kafein dan rintik hujan pekat oleh kenangan kita.” Kenapa kok nggak minum susu aja kalo gitu, atau makan semangka di bawah terik matahari musim panas?

  1. Sci-fi Romance Cliche: Artificial Intelligence yang perlahan punya perasaan.

Poin ini kubuat untuk mengejek diri sendiri yang bikin series MAMA. Yah, tapi sci-fi romance itu gak terlalu banyak sih yang buat, jadi silakan saja kalau mau pakai ide ini, pintar-pintar mengolahnya ^^

  1. Fantasy Romance Cliche: MAMA!AU, Vampire!AU, Werewolf!AU, OT12 atau OT6

7e3cb-77681_original

Fans labil including me said: baper T.T

Iya, aku juga masih pake. Gapapalah MAMA!AU, tapi kekuatannya tukeran dong. Atau gimana kalo satu orang aja yang dibahas ceritanya, so gak sepenuhnya MAMA!AU—karena biasanya MAMA!AU melibatkan satu cewek dengan 12 cowok alien. dua AU lainnya juga sering pake konsep reversed harem 1 vs 12, dengan kai atau luhan atau sehun jadi fokus. meh. aku ga baca ceritanya padahal karena biasanya chapter, tapi dari judulnya aja udah kelihatan. atau 12 vs 12; puih makin rempong itu pasti bikinnya, ujung-ujungnya discontinued. OT6… palingan K, kalau M jelas udah aku sikat lah.

  1. Idol Life, with a random OC as secret girlfriend or lucky fan-turned-girlfriend

Anggota EXO, kurasa, akan sangat susah nemuin pacarnya beneran, bahkan sampai ngajak nikah dan made it official publicly… walaupun pada akhirnya harus sih, masa iya EXO nggak nikah-nikah? kasihan kalau ganteng-ganteng jadi perjaka tua.

  1. Jelaskan semuanya dengan surat

kadang pokok suratnya singkat saja: aku mencintaimu sampai kapanpun, tapi panjaaang banget isinya.

  1. Salah paham

sebutlah Chen pacaran sama Luna, tapi tiap hari Chen nganterin mbak Irene pulang kantor. Luna marah lah, sampai minta putus segala. ujungnya terungkap bahwa Irene ini istrinya kakak Chen, Suho, yang tugas ke luar kota dan Chen dipasrahin buat njagain Irene selama Suho nggak ada sebab Irene lagi hamil. Luna maklum dan minta maaf.

Lah, jadi satu FF klise lagi. double couple hahahaha, kok menggoda untuk ditulis agak panjangan ya?

  1. SMS insert

‘to: Kim Jongdae; kamu lagi apa? kok nggak bales smsku?’ ‘to: Park Sunyoung; sorry aku lagi ngerjain modul, nggak ada pulsa nih buat bales sms, ini aja pake hape Myun-hyung’ ‘to: Kim Joonmyun; beli pulsa sana!’ ‘to: Park Sunyoung; maaf ya Sunyoung-ah, aku mau ngurus LPJ OSIS dulu sama Irene n Chorong, sms-an sama Jongdae disambung nanti aja ya—Joonmyun’ ‘to: Kim Joonmyun; maafin aku Oppa, pacarku emang gak modal!’.

AKU NGAKAK SENDIRI BIKIN CONTOH INI. intinya adalah format seperti ini ngabis-ngabisin tempat dan kurang indah karena bahasa yang digunakan cenderung bahasa sehari-hari.

Memalukan melihat beberapa poin terakhir deskripsinya pendek, udah kehabisan kata-kata. Maaf ini belum semuanya atau terlalu basi, feel free memberi masukan klise-klise baru!

***

Bonus: EXO Member Cliches!

Bahkan tiap member punya klise mereka sendiri!

Xiumin –hm, dia jarang muncul di fanfic sih ya jadi aku gak tahu apa klisenya dia… oh, i got one! dia selalu jadi tokoh sampingan, sebagai sosok kakak bijaksana buat tokoh utama. butuh dijadikan ahli balap liar bareng mbak hani di remake mv hot pink, pake outfit call me baby kalo perlu.

Luhan—kingka SMA, bintang sepakbola sekolah, atau flower boy oppa/suami yang romantis abis. (aku juga masih sering memasangnya seperti ini, sayangnya T.T). sering juga dijadiin lead male cowok remaja yang ngeselin. sesekali mesti dijadikan suami yang abusive, yang mana Niswa aka jungsangneul sudah pernah melakukannya saat memasangkannya dengan IU.

Kris—cowok cool (padahal aslinya NGGAK BLAS), bintang basket sekolah, kepala geng berandalan/bos mafia, atau ayah penyayang dari Sophia Cai (yang paling akhir itu klisenya aku banget). sering juga dijadiin lead male yang ngeselin. perlu dijadikan cowok typical beagle line sesekali: lawak.

Suho—orang kaya, chaebol, pewaris perusahaan… wait, padahal ini ya intinya sama. oh, ada lagi: siswa teladan, atau ketua OSIS. harus, wajib, jadi berandalan di satu FF saja. atau malah psycho.

Lay—jarang keluar di FF, tapi kalo muncul, seringnya jadi sampingan di FF bercast OT12 dan jadi tokoh pengantuk yang lemot abis. atau eomma-like. kalo ada ff romancenya dia seringnya bagus-bagus sih, iya dia selalu jadi baik dan ramah tapi yah gak terlalu klise lah plotnya. cita-cita terbesarku adalah nulis FF Lay jadi cowok cool nan cerdas ala-ala Sasuke Uchiha.

Baekhyun—tukang ngerusuh, cerewet, kocak dan easy going (seringnya aku nemunya dia jadi tokoh sampingan yang seperti ini). tapi aku lumayan suka beberapa FF romancenya dia di mana dia bersikap dewasa dan uberly seksi. Vampire!AU karya Kak Titis aka twelveblossom on WP itu ada kan yang tokoh utamanya dia, aku suka!

Chen—tau klisenya dia apa? SERING NGGAK DIMUNCULIN DI FF. sekalinya ada, dia akan jadi tokoh sampingan bareng baek atau yeol (sayangnya yeol jarang jadi tokoh sampingan) yang mana kompak ngejahilin tokoh utama. Aku berusaha memunculkan sisi-sisi lain jongdae di setiap FFku. he’s playful, sure, tapi juga romantis (kadang keterlaluan yang mana sangat bisa dijadikan karakter playboy), berpikiran dewasa, bisa nangis juga, atau kepikiran bunuh diri. HE NEEDS MORE LOVE! Airly aka airlyaeri menulis marriage life tentangnya dengan penuh cinta, menampilkan sisi romantis sedikit seduktif, so go pay a visit, Chen-stan.

Chanyeol—idola sekolah, kadang siswa teladan, atau sebaliknya jadi tukang ngerusuh berotak udang… dia di FF school-life, intinya, adalah klise. di marriage life sering jadi suami penyayang kayak mas lulu. seperti mas wu, dia butuh dijadiin suami yang tukang nyiksa.

D.O—eomma-like man. fix. atau asisten suho yang disiplin, entah waktu suho jadi ketua osis atau jadi CEO. termasuk member yang sering dijadiin psycho, bareng Chen sama Xiumin. dia yang nggak klise (spoiler: with piercing, lalu nonjokin muka orang) bisa Anda cari di blognya Jul aka Zulaipatnam. BEJIBUN.

Tao—idem ama chentong, kecuali bagian jahil-cerewetnya. klise lainnya tao adalah: cowok cengeng kekanakan, ahli wushu, sosok fashionable yg terobsesi sama Gucci, aegyo king,, berandal sekolah. he really needs other sports to star in, basket? atau tenis (mwoya)? atau sepakbola? atau memang ini semua sudah ada tapi aku belum baca?

Kai—HAMPIR SELALU JADI PLAYBOY SEKSI YANG SADAR PESONANYA. (perlu diunderline juga barangkali). atau kingka. atau cowok yg kelewat manis. male lead yang ngeselin. berandal. sex-addict husband. dia memiliki hidden wisdom padahal dan kukira bisa sangat lembut pada cewek-cewek (yang lumayan pas sama beberapa fluffnya dia). cocok sekali dijadikan tokoh utama/sampingan yang bijak (see Xiumin’s cliches)… yang mana kuketahui setelah menyelam di blognya Kak Put aka La Princesa dulu sebelum dirombak. yang mengejutkan, dia di EXO Next Door tidak terlalu klise, juga tidak se-OOC Chanyeol.

Sehun—NYARIS IDEM SAMA KAI. minus hidden wisdom, walau mungkin dia punya; he’s a child. a growing child. craving FF self-developmentnya dia, bolehlah dia jadi berandal tapi berubahlah jadi anak baik dgn plot cerita yang mumpuni, bukannya ujug-ujug.

(now the real end, have a nice weekend!)

–Liana

Advertisements

30 thoughts on “Fanfiction Cliches and Overused Ornaments

  1. sek sek li. aku ngakak di bagian cliche: PERGI KE RUMAH SAKIT. “aduh, sayang, aku sariawan.” “hah? aduh kamu bisa pingsan! ayo kita ke rumah sakit!” ujug ujug dokter dateng. “maaf, tunangan anda menderita leukimia.” JENGJENG (sik sebenernya ga ada hubungan sariawan sama leukimia sih hahahaha.) YAAMPUN LIII, tapi keren lah kamu kepikiran bikin postingan kayak gini. yhaa, sekalian ngingetin aku (dan writer lain juga) buat seenggaknya mengindari scene klise gini hahahaha. atau kalaupun mau tetep dipake, diolah sedemikian rupa biar jatuhnya nggak kaya sinetron kejar tayang di tipi xD TERUS SAMA DAFTAR KLISE PER-MEMBER DOOONG xD aku nggeblak di bagian chen. heu. that kid needs some love, seriously :””””( padahal kalo diolah, aura jongdae nggak kalah kok kharismanya sama yang lain heu. semoga ke depannya banyak yang bikin ff dia (sama mas minseok jugaaa). (masih nguquq tapi bagian kris wu) seriously, kris juga harus lebih sering dikasih peran bego ah xD hahahaha. duh li ini postingannya menghibur tapi bermanfaat di saat yang bersamaan hehehehe. buat pengingat juga kaan xD yosh! makasih sudah membuka mataku akan scene scene klise yang sering dipakai hihihihi.

    Like

    1. SAMA SAMA KAK hahaha dibaca lagi sama senpai.
      ini sesungguhnya postingan nganggur yg mengejek diri sendiri tapi biarlah. aslinya aku mau pict spamming jaman2 lawas tapi malu kalo pict spamming doang jadilah.
      makasih udah mampir kak!

      Like

  2. Masya Allah ngakak sampe mau terjunqal. Wkwkwk yg bagian per member itu asli ngakak parah. Bagus-bagus referensinya, kakak rajin banget ya obok-obok bacaan di wp, aku mah cuma rajin baca TL blog i follow wkwk xD

    Dan…. mengapa ada namaku di sana…? /nunjuknunjukatas/ jadi inget ff itu haha ide kilat. Emang aku ga bisa bikin luhan jadi cowok baik-baik banget, uda nyoba tapi gatau ga srek jadi ga tak lanjutin hahaha. Uda deh sekian cuap-cuapnya. Keep writing ^^

    Like

  3. Aku ngekek baca ini astagaaaa XD meski aku bukan exo stan dan gak mesti baca ff exo, tapi aku rasa postingan tentang klise ini mencakup semua ff dengan cast manapun

    Wkwkwk, buat adegan sakit, kalau aku nulisnya bertahun2 yg lalu, pas pertama kenal ada toh yang namanya ff, mungkin aku juga bakal nulis sama kayak hal2 klise yang kamu sebutin li XD penyakit2 yang kadang kurang riset dan yeah, mainstream, padahal di rumah sakit (karena aku kerja di rumah sakit) banyak banget penyakit lain yang bisa dieksplor, juga reaksi si sakit atau keluarganya ketika dikasih tau penyakitnya (sejujurnya aku pengen baca eksplorasi yang semacam ini XD)

    Dan soal romens yang berakhir sedih tapi tanpa kematian atau pun putus, aku rasa ada kok li yang gak harus gitu (?), ditinggal nikah orang yang udah bertahun-tahun disukai tapi gak pernah ngomong misalnya/itu mah cinta bertepuk sebelah tangan gak romens mak/

    Dan buat romens yang gak klise, kalau kamu penyuka fanfic hetalia, kamu bisa mampir ke akunnya crystallized cherry di ffn, aku gak tau kenapa tapi suka aja sih cara dia menceritakan sesuatu yang sederhana, kebanyakan slice of life, dan aku suka slice of life ala dia XD

    Anyway, terimakasih atas ulasan dan remindernya di post ini XD Ingatkan aku kalau tulisanku klise ya li/HAHAHA siapa lu mak/

    Semangat dan tetap menulis liana ❤

    Like

  4. KAK LIANAAA AKU NGAKAK ABIS. Di part ‘Aku hamil’, “Aduh, aku kesandung, Sayang, sakit banget…”“Astaga, ayo ke rumah sakit!” LOLOLOL. Apalagi pas bagian Kris yang nggak blasnya di capital HAHAHAHAHA.

    Dan yang sms insert, aku gak tau mana yang lebih mengganggu (maaf wahai siapapun kalian di luar sana), formatnya yang kadang suka acak-acakan jadi ribet baca, atau bahasanya yang non-formal tapi kurang pas, soalnya menurutku ada yang bisa pull it off well :”

    Pernah pingin bikin cowok yang sama dua cewek dan cowoknya sama dua-duanya, tapi… mandek HAHAHAHA.

    Kak Liana bikin cliche yang out of romance juga dong XD ((semena-mena)). Ini menghibur banget hahaha, dan keep writing kak 🙂

    Like

  5. YAAMPUN KAK LIIII. Aku tertawa ngakak baca ini sekaligus tertohok karena seolah beberapa part negur aku yang memang hobi-pake-adegan-klise (eh tapi aku nggak pernah pakai scene rumah sakit kok tenang saja…) 😂

    Bagian rumah sakit adalah bagian favorit aku di sini. Serius, selama satu setengah tahun berkeliaran di WordPress, scene rumah sakit itu paling banyak terbaca, dan paling tertebak. Biasanya begitu baca bagian itu, pasti langsung “halah pasti nanti kayak begini” terus udah males deh.

    Kalau SMS insert, well untuk bahasa iya, sebaiknta non-formal tapi tetap diperhatikan. Satu FF yang pakai sms insert paling sreg buat aku ffnya the-dancing-petals di ffn, entahlah 😂

    Kalau klise romance sebenarnya emang sulit dihindari, ya. Aku sendiri belum bisa kalau suruh ngehindari itu karena emang genre itu paling favorit di kalangan o embaca yang mendambakan segalanya semanis madu 😂😂😂 padahal kalau berkaca sama kenyataan, romance kebangetan itu justru yang sangat terlihat nggak mungkin.

    Omong-omong aku suka banget bagian exo clichenya HAHAHAHAHHA. Jadi tertarik bikin cerita kebodohan Kris yang biasanya dipuja-puja. Mana Kak Li nulis bagian Kris itu kayak gimana banget, bikin aku ketawa terus baca ini 😂 Oh ya, sama Suho yang selalu digambarkan kaya raya nan baik hati (halah aku juga sering begitu). Sesekali kudu dibuat psycho, kalo gak malah gantian sama perannya Kai/Sehun sang berandalan ganteng (tidak disarankan untuk mengganti ChanBaek karena yeah bayangin Suho ngelucu udah capek sendiri). Atau malah dibikin melarat sekalian. 😂 Ngomong-ngomong aku pernah baca FF Suho jadi psycho galak nan dingin, tapi yaoi :”’

    Terus yang bagian KaiHun YALORDDDD ITU PAS BANGET. Sampe bosen kalo ceritanya Kai si playboy sekolah yang genit nan narsis, terus digambarin doi mesum maksimal. Atau Sehun, kalo gak playboy irit senyum, ya ice prince. Terus mereka bertemu seseorang yang bisa merubah sifat buruk mereka HHHHHH malah ngakak sendiri aku nulisnya :’) Chen sama Xiumin juga jarang banget yaampun tapi aku pernah baca FF punya Kak Dira kalau nggak salah, yang Chen jadi Ayah itu lucu maksimal, Chennya troll tapi penyayang banget huhuhu such a masterpiece.

    Kenapa komentarku jadi pointless nan panjang gini ya Kak Li 😂😂😂 Intinya keep writing dan makasih atas postingan yang bermanfaat banget ❤

    Like

  6. HAHAHAHAHAHAHA KAK LIANA YA ALLAH

    aku bacanya sambil ngakak2 campur malu dan sedih HAHAHAHA apalagi yang ‘aku hamil’ sama ‘aduh aku kesandung’ ‘ayo ke rumah sakit!’ lah apa banget yarabbiiii

    postingan ini bener-bener menunjukkan cliche thingies yang biasa dipakai sama para penulis ff terutama penulis ff EXO :”) sekaligus memperingati kita semua untuk membangun plot/setting yang baru dan menghindari cliche thingies ;-;

    Yang kopi, kafe, dan hujan pekat akan kenangan kita itu aku banget WKWKWK. Lain kali bakal nyoba deh nulis galau-galau pas si tokohnya lagi minum es jeruk di kantin sekolah.

    soal OC wkwkwkwk, pasti ya para OC yang dipasangkan sama anak EXO di fanfict tuh mesti dideskripsikan para authornya like this: berkulit putih, rambut cokelat panjang yang indah, dua bola mata yang bulat bagai mutiara, bibir mungil berwarna merah–blah blah blah terus mereka disetting jadi anak yatim yang dapet beasiswa di sekolah kaya, dibully sama queenka, terus ditolongin sama kingka sekolah (biasanya Sehun atau Kris)

    terus ya aku juga bosen sama ff2 di mana kai disetting sebagai cowok mesum, sex-addict yang isi kepalanya cuma bercinta doang, atau kingka sekolah yang playboy dan blah blah blah. tapi, ya, aku memang memandang sosok kai kayak gitu sebelum aku tahu kak putri dan ‘kai’/’jongin’-nya. sekali-kali perlu lah para penulis ff kai di luar sana mbikin sosok kai jadi seorang yang punya wisdom, kayak penulis novel slice of life misalnya xD

    couldn’t agree more with kak liana, plis lah itu semua tulisan di atas relate banget sama aku (dan author2 lainnya). keep writing kak, terima kasih atas postingannya! ❤

    (ps: kak liana nyebut2 vampire knight yasalam aku masih ga ridho sama endingnya hhHhHhh ;-;)

    Like

  7. JIR KAKLI AKU NGAKAK PARAH, DUH, MANA LAGI DI TOKO ORANG :””” ((hei hei apa liat liat))
    serius kakli ini genius genius genius bangeeettttttt
    Tiap-tiap poinnya bikin aku ngakak plus ketendang. Karena ya, diri ini pernah menulis ff yg persis poin-poin di atas haha.

    CHEN KAMU KOK KASIAN. Nanti aku bikin deh ff khusus kamu ya xD HAHA.
    Pokoknya ini lucu bagus epik genius abis lah xD

    Liked by 1 person

  8. Aku sering nulis pake yang no 12 “cafe, coffee, and rain” gatau kenapa, tapi manis aja. Atau karena aku pribadi suka hujan/? Dan, walaupun klise, tapi ada beberapa adegan di kafe pas hujan yang bagus bgt. Aku lupa nemu di mana.

    Like

  9. kamu baca di mana sih li, emang masih ada ya adegan kaya gitu? well. selain aff menurutku ff/orific dr penulis amatir berbasis wordpress (like you and me) kayanya udah mulai maju deh. gatau tapi ya kalo penulis yg masih baru baru terjun ke lembah dosa ini. XD

    strongly agree on point 12, karena bahkan penulis pro pun masih banyak yg make. dan aku jadi kesel sendiri sama scene begono, membosankan. aku juga sering bgt di kafe sih padahal hahaha. sebenernya point2 di atas aku gak masalah sih asal eksekusinya gak gitu mulu ya alias variatif. dan emang kudu pinter pinter juga nulisnya.

    oh sama satu lagi, gak asal tumplek blek segala macem ke klisenan dimasukin. udah gitu endingnya nyinet pula hahaha.

    refreshing li, semoga bisa buat teguran XD

    Like

  10. Setelah lama ga ngunjungi blog kaka, aku akhirnya baca lagi beberapa ff kakak, maaf ga sempet comment 😦
    Dan langung disuguhin ini. APAAN?! Aku ngakak banget, lebih ngakak dari liat pic Jongdae yang tau lagi noong apaan itu wkwkwkwkwk
    Aduh ka, banyak juga scene klise dan klasik yang ada disini dan kupakai mwahahaha Merasa konyol sendiri
    Dan itu pic mas Hun sama mba Ren nya ko lebih menggoda perhatian si? hahaha *abaikan*
    Thanks ka, note’s ini berguna bgt buat bahan evaluasi 😀 (udah macam laporan essay)

    Like

  11. Halo Liana!
    Lama banget aku nggak blogwalking ke blog kamu. Kemudian mampir dan baca update terbaru dari kamu ini.
    YAAMPUN LIANA. Aku ngakak bacanya. Bener juga, sih. Banyak FF yang aku baca, cenderung mengambil kejadian, tempat, dan karakter yang kamu bilang. Termasuk aku 😂😂😂. Mungkin karena aku suka lihat drama sama novel romantis yang kebanyakan memunculkan adegan itu huhuhuhu. Ini bisa jadi sentilan buat aku atau pun penulis lain untuk lebih kreatif. Kamu kreatif banget bikin post ini.
    Buat karakter di EXO yang sudah kamu jelaskan juga bisa bikin referensi baru, makasih ya Liana. Yang Chen atau Xiumin jarang dipakai buat peran CEO, mungkin karena mereka terlalu cute 😂. Terus Kyungsoo yang jadi badboy gitu, huhuhu nggak tega, Wajahnya Kyungsoo itu unyu sekali.

    Makasih ya, Liana sudah posting ini, paling nggak aku tahu banyak ‘keklisean’ yang sering dipakai dan kupakain hahahha. Bisa membuka mata hati 😂.

    ((Komentarku ini pointless banget))

    N.b: Gak nyangka kamu baca Vampire!Au Baekhyunx Sue, Liana.

    Like

  12. Kak, ini sih berasa kaya curhatan mirip de javu gimana gitu. setiap baca bawaannya ngakak sekaligus jadi tamparan dan ingatan masa lalu kaya ‘ih ini kan waktu nulis ff ini’ atau ‘lah ini kan ada scene ff ini’ dan atau lagi ‘ini sih adegan yang sering dibuat waktu nulis’ wkwk. XD
    bagus kak postingan ini membuat aku memutar otak memikirkan ff aja yang pernah ada adegan klisenya. dan ternyata bejibun. tetapi, rumah sakit; kafe, kopi, dan hujan; salah paham; sms insert adalah menurutku paling sering kubuat dulu akibat sinetron atau drama aaaaaa kok jadi malu malu ngakak gimana ya XD
    dan yang paling penting…. exo member cliches. cocok juga buat dijadiin referensi dan pemikiran yang beda. kaya yang ceo ga harus sederetan orang paling gantenglah /lah semuanya ganteng/ kaya: suho, sehun, chanyeol, kai. bisalah xiumin si ceo atau jongdae atau lagi kyungsoo atau baekhyun atau lay atau tao /bisa kesebut semua nih/. kalo engga luhan yang psycho dibalik mukanya yang adem bikin hati tenang. ah, sebenernya banyak aja kalo kitanya juga ga berkutat di dunia tulisan yang itu-itu aja /ngaca dulu ai/
    dan aku kaget kak Liana nulis namaku di part jongdae ya ampun >< emang kak ff jongdae itu nyaris ga ada. kalo ada cuman segelintir aja yang kadang bikin nyesek sendiri 😦 selain jongdae, xiumin sama lay itu jarang banget ffnya ampe jenggotan nyarinya. huh
    makasih kak buat postingan yang amat berguna buat dijadikan pembelajaran agar tidak menulis dengan hal-hal yang disebutkan di atas atau minimal diolah menjadi sesuatu yang ga biasa. keep writing ya kak! 😀

    Like

  13. Liaaaa aku guling2 baca ini tau gak srkaligus miris dlm waktu bersamaan…. keinget dulu pas suka bikin exo pas awal2 nulis ternyata emg suka bikin kris sekeren itu, dan gak pernah kebayang kalo kris jadi lawak wkwkwk.

    Aku masih inget waktu itu kamu bikin ff jogdae sm mbak iu… yg jongdaenya masuk penjara. Disitu aku mikir ‘nah ini nih, yang kayak gini asik, seru.’
    Aku jg sedih jarang nemu ff yg lead malenya jogdae:(

    Lia keren deh sampe riset gt, aku mah gakuat. Abisan kalo nyari ff ttg exo skrg banyakan nc nya kalo engga yaoi:( But, ini lumayan nampar bgt sih, bs jadi pengingat buat penulis spy gak terus2an nulis yg klise2 yg bikin gumoh berjamaah.

    Thankyou liaa:’)
    Keep writing.
    Ku setia menunggu ff2 exo non klise karyamu~

    Like

  14. Ka Lianaaaaaaaaaaaaaaa astaga you makes my weekend!!! Aslik kemaren itu aku sampe mules ngakakin (aib sendiri) yang dikupas tuntas oleh Ka Liana di siniii :’
    Maafkeun aku kak mulesnya uda kemaren komennya baru sekarang huhuf ngetik di mobile phone itu menyiqsa sekali :’
    Entah aku kudu seneng ato sedih karena mendadak aku jadi kangen sama ke-klise-an yang sudah dipaparkan di atas kak XD

    KAK LIANA HAVE A NICE THURSDAY!!! ❤ THANKS PING SATUS BUAT BAHAN THROWBACK ON WEEKENDNYA!! TSADEEEEEEEEEEEEEEZT!!!

    Like

  15. Aku ngakak guling-guling. hahahahahahahaha. Ini bagus banget, Li.
    Meski Yue bukan penggemar romance (yang straight) /astaga/ XD,
    tapi Yue salut sama penulis2 romance yang betebaran di EXOPlanet ini, karena nulis romance itu susah banget, Li. Buat Yue, jangankan romance yang non klise, romance yang klisenya parah aja Yue gak sanggup nulisnya. 😦 Terakhir Yue nulis romance, jadinya jelek banget. Kayaknya habis ini mending Yue gak usah nulis romance aja ya. :D, dan jangankan nulis, baca romance aja, Yue sering mikir2 dulu, takut kena after efect yang panjang. 😀

    Dan klisenya member EXO yang bagiannya abang Jongdae sama Xiumin,
    ITU BENER BANGET. NYARI FANFIC NYA MEREKA TUH KAYAK NYARI EMAS DI TANAH JAWA, (oops, maaf emosi sampai jebolin capslock)

    Itulah kenapa aku ngefans banget sama kamu, Liana. Kayaknya jarang banget penulis fanfic di EXOPlanet ini yang mau mendedikasikan cerita-cerita hebat mereka untuk Abang Jongdae.
    Paling banyak tuh kalo gak Lulu ya Kris atau Tao. Mereka jadi semacam Ikonnya member EXO-M yang gampang ditemukan fanficnya.

    Like

  16. Lho, baru baca~ wqwqwq sudah lama nggak buka wp jadi kangen
    Seru nih bahasannya sampe aku bookmark buat dibaca2 lagi nanti heheh btw jadi itu ff ku termasuk klise yah huhu tapi good lah idenya untuk membuat ini jadi biar yg lain juga lebih berhati2 termasuk aku
    Semangat terus kak~

    Like

  17. FIX! I want to leave a damn-long comment on this article! But before that, I just wanna say … KAK, KENAPA PIKIRAN KITA SAMAAN SIH?! Kapan kita bertelepati atau berteletubbies?! XD
    Sebenernya ane sendiri sebagai writer juga suka tepok jidat sendiri kalo flashback ke masa lalu, di saat bikin ff yang klise-nya tumveh-tumveh, kayak “Why did I do this? WHY?” /sambil merosot ke lantai/ Dan sekarang, sebenernya ngehindari hal-hal klise itu susah-susah-gampang. Banyak penulis di berbagai forum bilang, “Cerita yang nendang itu ngga harus yg bertema berat, yg idenya seger or even never exist before. It’s okay kalo cerita lo mengandung unsur klise, karena ya … ide cerita ya gitu-gitu aja kan? Tergantung elunya sendiri gimana ngolah cerita/ide itu. Ide klise sekalipun bisa nendang kalo kita ngolahnya bener”. Contoh nyatanya novel Tetralogi Empat Musim-nya Ilana Tan juga novel-novel lain dari beliau. Ane udah babat habis tuh yg Empat Musim sama Sunshine Becomes You. Dan semuanya itu ceritanya KLISE! Tapi Ilana Tan berhasil ngebuat cerita klise itu jadi dahsyat dan dewa ;A;
    .
    Oke, mau komen satu-satu buat tiap poin.
    1. Scene RS
    Penyakit=penyakit yg Kakak sebutin itu KLISE-nya udah membahana. Terus kadang nih, ada yang diinfus-pengen kabur-cabut infusnya gitu aja-lari. Padahal infus itu langsung masuk ke pembuluh darah! Nggak mungkin lu nggak nggak kenapa-napa sehabis nyabut infus disertai tenaga.
    Soal RS yg jadi tempat ko-ass, sebenernya Len udah lama kepikiran buat fik medical!AU yg isinya anak-anak ko-ass. Tapi ya ituuuu … risetnya pasti panjang dan melelahkan
    .
    2. Love Triangle
    I.do.not.like.that.kind.of.drama. Buat ane, plot kayak gitu tuh basi. Kenapa cowok yg ngeselin atau nyerempet bejat menang banyak? Kenapa secondman-nya harus loveable dan unrequitable? Tidak bisakah dunia fanfiksi sekalipun memihak pada keadilan? Dan kenapa ceweknya juga bertipe gitu-gitu aja? It’s boring.
    .
    3. Deskripsi fisik yg perpek
    Duh, ini duluuuuuuu banget jaman awal-awal Len jadi author juga suka begini. Malahan, orific yg Len bikin pas SD itu deskripsinya biasa wae. Kayak “Rambut ikalnya yang berwarna pirang berpadu apik dengan mata hijaunya” tapi sejak tau keipap(?) dan liat tampang idol yang bling-bling … taulah gimana ceritanya
    .
    4. Arranged marriage
    Another cliche that makes me push ‘back’ button. Kecuali authornya pinter ngeramu fiksinya. Meski yaaahhh … kagak begitu minat XD Perpaduan cinderella-like story dan Siti Nurbaya yang bikin ane bilang “Ok, I’ve had enough with this kind of stuff”. (ps: meski salah satu fik yg Len bikin juga ada unsur arranged married-nya. Published soon lho Kak! XD )
    .
    5 dan 6. Marriage life
    Tbh, ane cenderung menghindari genre ini buat dibaca. Karena apa? Masih bwuuuuwanyaakkk penulis yang cerita marriage-life-nya flat. Oke, mungkin buat mayoritas itu adalah fluff yang bikin jejeritan tapi ane malah geli sendiri. Terus konfliknya kalo nggak hamil ya selingkuh. Atau rebutan warisan, rebutan anak, rebutan perhatian dan kasih sayang XD
    I mean, come on! Marriage-life isn’t only about romance things! Kenapa nggak coba padukan marriage-life yang lebih realistis sama humor? Yang biasanya berantem gegara cemburu yang apa-banget kenapa nggak diganti berantem gegara suaminya lupa bayar cicilan KPR? XD
    .
    7 dan 8. School life
    Another cliche story that I avoid. Ceritanya udah ketebak. Kecuali ya ituu penulisnya pinter ngeramu dan bisa kasih kejutan-kejutan menarik, bakal ane pertimbangkan.
    .
    9. Sad yg identik sama ‘chara-death’
    Mungkin ini muncul karena kita tahu dan sadar kalo kehilangan seseorang dalam hidup kita itu nggak mudah. Ditinggal senpai yg lulus terus ke sekolah lain aja bisa galon(?) apalagi ditinggal mati :”) /eaaa/
    Sad yg karakternya nggak mati? Mungkin di ffn banyak XD
    .
    10. Persistent childhood
    Ini udahlah, so drama … so shoujo-anime
    .
    11. Nabrak
    Nabrak-marah-terus “Kenapa hati ini deg-degan?” FTV abis. Dan ane kepo sama fik yang kesebut di poin ini
    .
    12. Kopi, Hujan, Kafe, dan Galau
    Nggak tau juga kenapa kopi jadil minuman andalan di mayoritas fiksi. Dan kenapa hujan justru bikin baper dan bukannya membersihkan baper? XD
    .
    13. Sci-fi
    Totally agree aja deh!
    .
    14. AU klise, reverse harem
    Doh, ane juga sempet kepikiran buat fiksi ekso yang pake power di MAMA. Tapi belum kesampaian sampe sekarang ;A; Kenapa? Soalnya takut diskontinyu di tengah jalan. Belum lagi konfliknya, tokohnya yang macem orang sekampung, dsb.
    Juga reverse harem 1 girl x 12 boys di sini well … cukup membuat Len muak XD Apalagi male-lead-nya itu-itu mulu kayak ekso ini kurang banyak bocahnya aja.
    .
    15. Idol-life
    Cukup sudah, Fanfiksi semacem ini juga ane usahain buat dihindari. Ini nggak bagus buat otak ane karena bisa menumbuhkan delusi-delusi manis tapi pada akhirnya kenyataanlah yang menampar dengan tidak elitnya. Dan itu sakit. Udah cukup otak ini nggak sehat ataupun waras. Nggak perlu ditambahin XD
    Meski fans yang nikah sama idolnya tu beneran ada di dunia nyata, tapi ceritanya nggak kayak di fanfiksi-fanfiksi yang begitu penuh dengan delusi XD
    .
    16. Surat
    Coba deh Kak, meluncur ke genre ‘poetry’ di ffn. Belakangan ini ane suka mampir ke genre itu di fandom Naruto dan … ya ampun, salut deh. Di sana nggak cuma ada surat atau puisi/sajak yang penuh romansa tapi juga yang sedih-sedih. Cocok buat nge-maso XD
    .
    17. Salah Paham
    Paling males kalo salah pahamnya model begituan. Yang ada ane malah misuh-misuh sambil ngedumel “Kamret. Pendek amat sih pikirannya! Dasar cewek, ngedepanin perasaan mulu, logika dinomorsekiankan! Ngrepotin ahelah!” XD /lalu digorok kaum hawa/
    .
    18. SMS Insert
    Males juga kalo nemu SMS Insert yang formatnya begitu XD Ada lumayan banyak contoh percakapan virtual yang bisa dibawakan dengan apiknya sama para penulis yang bisa ditiru kok.
    .
    Next, cliche things about ekso (iye Len tau ini panjangnya ngalahin panjang usus dua belas jari, but please bear it, Kak XD )
    Xiumin – nggak mengelak kalo dia ini jarang muncul di ff-ff aku. Terhitung dari beberapa judul ff, dia baru muncul dua kali sebagai main-cast di ff yg berbeda XD

    Luhan – kebanyakan emang gitu. (semoga fiksi ane yg published soon dan ada dianya bisa memberi warna baru XD /promo egen/ XD ) Atau mungkin Luhan perlu dibikin jadi anak autis? LOL Atau mad-scientist? XD

    Yifan – SETUJU! Di fanfiks doang dia keliatan cool, tapi aslinya …. -_________- astaganaga, watdepak deh. Tapi sayangnya imej a cool city boy itu kadang masih Len pake :3 Mungkin lain kali ane harus bikin dia jadi pemulung XD

    Suho – yaaaahhh … tipe siswa teladan yang dikenal guru/dosen gitu. Btw, ane pernah bikin ff dimana Junmyeon jadi tentara /lupa Kak Liana udah pernah mampir apa belum XD / dan juga, menistakan dia di “Kebimbangan Para Fujoshi” XD Soal Suho jadi psycho, sebenrnya Len ada fiksi begitu. Ada di wp, judulnya REVENGE: Pandemonium. Cuma baru satu chap dan macet XD Padahal pengen banget ane rampungin. Mungkin di awalan imej Suho di situ masih ada yang klise, tapi Len jadiin dia anak orang kalangan menengah-ke bawah, tipe kakak yang mengayomi /wait, kok jadi inget Suho di KPF lagi sih?/ tapi nanti ada character-development

    Lay – Hell! Ane juga pernah bikin dia jadi tokoh yang klise; lemot, di salah satu ff ane di wp (Tempus Fugit, Amor Manet) XD Tapi Ishing(?) ini cocok juga lho Kak, kalo mau dijadiin cowok cool-tapi rada tsundere kayak Sasuke. Kutunggu lho!

    Baekhyun – udah, di kebanyakan fiksi dia ini menjelma jadi cabe-cabean yang bikin ane males XD /dirajam fans-nya Baek/ Dan ya, fiksi Vampire’s Diary punyanya Twelveblossom itu bener-bener angin baru! /ketauan siders/ Ane baru baca yg The Half dan di situ uwooo Bekon(?) jadi semacem alpha-man!

    Chen – INI NYINDIR! Di salah satu fiksi ane, Jongdae cuma jadi tokoh pembantu XD Liebestraum bisa dibilang fiksi pertama ane yang pake Jongdae as the main cast. And please wait Kak, I’m on progress on a fic where the main cast is Chen! Tapi belum tahu mau publish kapan soalnya belum kelar XD

    Chanyeol – Klise-nya dia intinya tuh cuma … RAME. Pokoknya RAME. Tipe anak lawak yang kalo ketawa sambl tepuk tangan macem anjing laut di tempat sirkus sambil ngeluarin suara kayak walrus yang sekarat XD Dia butuh jadi kayak sosoknya Neji XD

    D.O – dia mungkin bisa jadi sejenisnya Sai, atau mungkin pengidap sister-complex XD

    Tao – Klise-nya adalah badan sekuriti hati hello kitty. Dia butuh buat total di salah satu sisi itu. Atau mungkin kita bikin dia jadi sosok yang fragile XD

    Kai – so here it is, the most popular cast on ff (especially in NC ff). Tebar pesona, sadar pesona, cenderung abusive, dll. Padahal dia masuk juga kalo jadi tokoh yang kalem dan wisdom (kayak katamu Kak)

    Sehun – Udah! BIG AGREE sama poinnya Sehun! Padahal nih anak kalo dibikin character-developingnya itu lebih berwarna. Dia kayak bisa jadi apa aja XD
    .
    Udah, kelar. Kalo Kakak tanya aku komen atau ngapain, jawabannya bukan. Aku nggak lagi komen, tapi lagi bikin ff oneshot di sini XD
    Okelah, segini aja(?) bacotan ane Kak XD

    Like

    1. piye mbales e iki.
      jadi yah overall, setelah aku membaca komenmu aku sadar bahwa artikel ini sesungguhnya self-critics hahaha. kamu tau, sebagai fangirl labil aku masih sering nulis fanfiksi klise yg jelas ga sebadai ilana tan. jelas. dan entah kenapa ketika aku baca karya org tuh jadinya tambah mager krn…
      /TULISAN GUE MAH APA/
      pemikiran tsb terlintas dan malah tidak ada apa2 yg terketik.
      setidak2nya aku bljr naikin harkat dan martabat *cieh* dgn mbalikin preference ke fantasy-friendship, krn jujur dari sanalah aku brgkt nulis fanfiksi, tapi sejak kenal Kpop fanfiksi rusak jadi fluff marriage life semua uhuks.
      soal mas yifan, kita punya problem yg sama. PERSIS.bikos senista2nya dia, dia masih ganteng kalo lagi bener. kan sialan, jatohnya di ff jadi cool lagi cool lagi.
      btw
      TAKTUNGGU FF CHENNYA, MAS JONGDAEKYUUUH DESERVES UKURAN TAG CLOUD YG LEBIH BESAR DI EXOFFI YOU KNOW.
      udh santai aja komen sepanjang oneshot akan lebih dihargai daripada ‘daebak thor’ /what/ walaupun komen semacam itu masih berarti di era krisis review ini
      makasih udah mampir!

      Liked by 1 person

      1. Bales gari bales, gari ngetik we opo susahe to? XD
        Samaaaa. Sini pas baca buku-bukunya Ilana Tan juga “Da aku mah apa atuh? Cuma author abal atuh…”
        Dan sama lagi karena sekarang ane mulai nyoba-nyoba nulis di genre minor (historical, western, crime, dll) yah meski ada bumbu romensnya (egen) tapi seengaknya yg minor lebih eksis. Dan meski … readersnya nggak serame genre mayor.
        .
        Emang, keipap and its pandom has ruined us! XD
        .
        IYEH! Nggak peduli di ekso syotaim dia tanya dengan begonya “Gue juga lider?” tapi cobalah liat dia di film-filmnya … damn! Ieu mah kumaha atuh mah?!
        .
        HAPPY WAITING KALO GITU KAK XD
        .
        Aoks! Meski yahhh … ‘daebak thor’ juga bikin kesel dan bikin kita nyengir kuda, tapi yaahhh …
        .
        Masama Kak XD

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s