Beginner’s Guide to Greek Mythology

Mitologi Yunani punya daya tarik tersendiri bagi imajinasiku, terutama yang terkait dengan para Olympian. Sayangnya, banyak pembaca/follower yang belum mengerti mitologi Yunani, terutama yang diangkat (dan diubah semau-maunya) olehku, padahal mungkin tertarik sama jajaran cast/couplenya.

Jadi, jika berkenan, silakan klik ‘Continue reading’ untuk lebih mengenal mitologi Yunani!

(warning: this post is image heavy!)

Semesta cerita (atau alternate universe) dari mitologi para Olympian berawal dari munculnya apa yang disebut dewa purba, yakni sang langit Uranus dan sang bumi Gaia. Ketika malam turun, Uranus menanam benihnya di dalam Gaia dan dari situ ia memperoleh beberapa anak—yang semuanya ia benci. Ada enam pasang lelaki-perempuan yang dilahirkan Gaia dari benih Uranus, kesemuanya disebut Titan. Dari hubungan Uranus dan Gaia ini lahir pula monster-monster bertangan seratus, Hecantocheires, dan raksasa-raksasa bermata satu, Cyclopes. Uranus paling benci pada anak-anaknya yang termasuk dua golongan terakhir, maka ia pendam para Hecantocheires dan Cyclopes jauh ke tubuh Gaia kembali (ini semacam lelucon ‘memasukkan lagi bayi yang baru lahir ke perut ibunya’ hanya dalam bentuk yang lebih kasar), menyebabkan Gaia sangat kesakitan dan marah. Ia buatlah sebuah belati dan meminta tolong pada anaknya agar menumpahkan darah Uranus sebanyak-banyaknya hingga Uranus tak mampu bergerak.

Maka Cronus, Titan termuda yang jauh lebih ambisius dari saudara-saudaranya, menerima belati tersebut dan menjalankan tugasnya.

Setelah  dilukai anaknya sendiri, Uranus tidak lagi mendatangi dan menghamili Gaia, sehingga ia terus berada di ‘tempatnya’, yang mana menjelaskan mengapa langit tidak pernah ‘menjatuhi’ Bumi (menurut mitologi ini). Cronus dan kakak perempuannya, Titan Rhea, menjadi penguasa baru dunia yang bertahta di Gunung Othris, para Titan sisanya membantu menyelenggarakan pemerintahan.

Hecantocheires dan Cyclopes, sayangnya, tetap dipenjarakan oleh Cronus ke dalam tubuh Gaia, di suatu tempat bernama Tartarus yang gelap dan mati.

Sebagaimana ayahnya dijatuhkan oleh dirinya, Cronus diramalkan akan dijatuhkan juga oleh anaknya. Ramalan ini datangnya dari Gaia, tentu tak bisa diabaikan, padahal saat itu, Rhea telah melahirkan lima orang anak Cronus. Tak ingin mengambil risiko, Cronus memakan anak-anaknya sendiri sebelum salah satu dari mereka tumbuh cukup kuat untuk menjatuhkannya dari tahta.

Ngeri dengan kelakuan suaminya, Rhea berusaha menyelamatkan bayi terakhir yang ia kandung. Setelah anak bungsunya lahir, Rhea berpura-pura menelan anaknya tersebut di depan Cronus, jadi Cronus tak perlu khawatir lagi. Cronus memang tak khawatir sebab dia tak tahu, Rhea ternyata melarikan putranya ke Gunung Ida, meninggalkan sang putra di bawah asuhan para nymph (atau roh penjaga alam berwujud wanita) di sana.

Setelah si pangeran bungsu dewasa, Rhea mendatanginya dengan belati buatan Gaia dan dendam menyala-nyala (deja vu?). Si pangeran bungsu menyadari tibanya waktu untuk menurunkan ayahnya yang rakus dari tahta di istana Gunung Othris. Ia tidak bisa sendirian untuk benar-benar menaklukkan Cronus dan para Titan lelaki (Titan perempuan di sini tidak memihak), jadi berbekal belati tersebut, pertama-tama si pangeran bungsu masuk istana Gunung Othris, kemudian merobek perut Cronus agar kakak-kakaknya bisa keluar, baru menyusun strategi bersama mereka. Si pangeran bungsu kemudian berangkat berperang bersama dua kakak lelakinya, sementara tiga kakak perempuannya dimintanya berlindung sementara pada Gaia. Tentu saja, tiga keturunan Titan tak cukup membentuk satu pasukan, jadi si pangeran bungsu turun ke Tartarus untuk membebaskan Hecantocheires dan Cyclopes asal mereka mau membantu menjatuhkan Cronus dan para Titan—yang mana tawaran ini diterima dengan senang hati.

Pecahlah perang antara Cronus dan saudara-saudara Titannya melawan pasukan si pangeran bungsu—yang disebut Perang Besar Titanomachia.

Singkat cerita, Cronus bernasib sama seperti ayahnya, digulingkan dari tahta, para Titan yang membantunya serta keturunan-keturunan mereka masuk pula ke kedalaman Tartarus, sementara para Titan perempuan dibiarkan hidup selama mereka mengambil ‘bentuk berbeda’ yang membatasi kekuatan mereka. Rhea, misalnya, sosok paling keibuan di antara para Titan, memilih untuk tidak lagi mewujud secara fisik; jiwanya yang masih bersih dari dendam ia titipkan pada putri termudanya, yang mana membuat si putri termuda ini mampu memberkati ikatan pernikahan kelak. Titan-Titan wanita lainnya membatasi kekuatan mereka dengan jalan meleburkan diri dalam wilayah kekuasaan mereka; Tethys contohnya, ia melebur dalam laut karena ia adalah penguasa di wilayah tersebut sebelum kejatuhan rezim Titan.

Dengan adanya kontrol atas kekuatan-kekuatan terdahulu, si pangeran bungsu kini bebas menyatakan diri sebagai raja para dewa generasi baru, yang disebut Olympian. Si pangeran bungsu yang telah naik tahta di istana baru Gunung Olympus kemudian membagi kekuasaan antara dirinya dan lima saudaranya sebagai berikut.

Wu Yi Fan as Zeus
Wu Yi Fan as Zeus

Zeus, si ‘pangeran bungsu’ pencetus Perang Besar Titanomachia, pemimpin pasukan Olympian yang menjatuhkan Titan, mendapat wilayah kekuasaan terbesar di langit. Ia juga menjadi pembuat hukum tertinggi di kalangan dewa maupun manusia. Setelah perang, ia menempatkan para Hecantocheires sebagai pengawal istananya dan para Cyclopes sebagai pembuat senjata—terutama petir—untuknya.

Jessica Jung as Hera
Jessica Jung as Hera

Hera, si ‘putri termuda’ di mana Titan Rhea menitipkan inti jiwa para wanita, merupakan anak kelima Cronus. Ia diperistri oleh Zeus dan menjadi ratu para dewa. Wilayah kekuasaannya terkait dengan pernikahan, wanita, dan keluarga.

EXO Suho as Poseidon
EXO Suho as Poseidon

Poseidon, pangeran kedua sekaligus anak keempat Cronus, mendapatkan wilayah kekuasaan di laut, walaupun ia juga memiliki kekuatan di atas Gaia. Ia dapat menciptakan gempa dan badai. Kuda termasuk pula dalam salah satu kreasinya.

f(x) Victoria as Demeter
f(x) Victoria as Demeter

Demeter, putri kedua sekaligus anak ketiga Cronus, berkuasa di ladang-ladang manusia. Ia menyuburkan Gaia untuk mensukseskan panen, membawa kemakmuran bagi seluruh umat manusia.

Lu Han as Hades
Lu Han as Hades

Hades, putra sulung sekaligus anak kedua Cronus, berkuasa di dunia bawah. Cakupan wilayahnya membentang dari Elysium—‘surga’—hingga Tartarus—‘neraka’—yang semuanya berada di dalam tubuh Gaia. Tugas utamanya berkaitan erat dengan kehidupan manusia sesudah mati, juga penghukuman makhluk abadi di Tartarus. Kekayaan alam di perut Gaia juga termasuk hal yang dikuasainya.

BoA as Hestia
BoA as Hestia

Hestia, sulung Cronus, tidak menghendaki kekuasaan atas apapun, tetapi Zeus tetap memberikan kakak perempuannya yang lembut hati ini kekuasaan atas perapian dan rumah-rumah manusia. Api dari perapian Hestia akan turun setiap muncul pemukiman baru, dan tempat turunnya api Hestia itu biasanya akan dijaga baik-baik oleh sang raja/pemimpin tempat tersebut agar pemukiman senantiasa ‘hidup’. Hestia bersumpah untuk menjadi perawan selamanya.

Dalam kehidupan pernikahannya, Zeus memiliki beberapa orang anak yang tidak semuanya berasal dari Hera. Sangat berlawanan dengan Hera yang setia, Zeus menjalin hubungan dengan beberapa dewi minor (keturunan Titan wanita), nymph, dan manusia hingga menghasilkan keturunan. Berikut adalah putra-putri Zeus yang ceritanya cukup banyak disebut di sumber-sumber lawas.

Red Velvet Seulgi as Athena
Red Velvet Seulgi as Athena

Athena tidak terlahir dari wanita mana pun; ia merupakan perwujudan dari sepotong kebijaksanaan ayahnya dalam memimpin para dewa. Athena adalah dewi penguasa strategi perang, kebijaksanaan, dan keterampilan. Ia bersumpah untuk menjadi perawan selamanya.

artemis
Red Velvet Irene as Artemis

Artemis merupakan putri Zeus dengan dewi minor keturunan Titan, Leto. Sulung dari sepasang kembar yang Leto lahirkan ini menguasai seluruh alam liar (gunung, bukit, dan hutan di Gaia) dan memiliki sepasukan nymph yang disebut Pleiades. Mereka ini menemaninya selama berburu. Ia juga bersumpah menjadi perawan selamanya, bersama Athena ia melindungi anak-anak gadis dan wanita muda yang masih perawan. Artemis juga berkuasa atas Bulan.

EXO Lay as Apollo
EXO Lay as Apollo

Apollo merupakan adik kembar Artemis. Sebagai ‘lawan’ dari kakaknya, Apollo berkuasa atas Matahari, tetapi yang lebih istimewa dari Apollo adalah kemampuannya di bidang seni, terutama musik dan sastra, juga pengobatan. Seperti Artemis, ia juga memiliki kemampuan memanah yang hebat dan bisa menyebarkan wabah di dunia manusia melalui panah jika ia inginkan.

EXO Chen as Hermes
EXO Chen as Hermes

Hermes, putra Zeus dari seorang Pleiades bernama Maia, lebih terkenal akan tugasnya sebagai ‘pengantar pesan’ untuk sang ayah walau wilayah bertugasnya jauh lebih besar dari itu. Hermes adalah satu-satunya dewa yang bertugas di dunia atas dan dunia bawah, mengantarkan jiwa-jiwa manusia yang  baru mati. Selain itu, ia juga menjadi pelindung perjalanan, sesekali pula ia melindungi para pencuri yang sangat mewakili jiwa isengnya.

EXO Chanyeol as Dionysus
EXO Chanyeol as Dionysus

Dionysus, putra Zeus dengan seorang pendeta wanita mortal, Semele. Karena memiliki darah manusia dalam pembuluhnya, Dionysus ditolak paling keras keberadaannya oleh Hera di kalangan Olympian, tetapi ia akhirnya berhasil mendapat pengakuan dan memperoleh kursi sendiri di istana. Dionysus adalah dewa anggur, ekstasi, dan teater.

EXO Xiumin as Hephaestus
EXO Xiumin as Hephaestus

Hephaestus tidak berasal dari benih Zeus. Ia terlahir dari rahim Hera, merupakan perwujudan kebencian Hera pada Zeus akibat perselingkuhan Zeus yang terus-menerus. Ia cacat dan lemah saat lahir (ketika dewasa kecacatannya masih bersisa dalam bentuk kaki yang pincang), maka Hera membuangnya karena kesal tidak bisa memperoleh keturunan sesempurna Athena. Seperti Dionysus, ia berjuang untuk memperoleh pengakuan di Olympus. Ia adalah dewa pandai besi yang bekerja sama dengan Cyclopes untuk membuat senjata-senjata, juga berkuasa atas api dan gunung api.

Z.Tao as Ares
Z.Tao as Ares

Ares merupakan putra pertama Zeus dengan permaisurinya, Hera. Berbeda dengan Athena dan Hephaestus, Ares memperoleh cinta dari kedua sisi, anehnya ia menjadi dewa perang yang kejam dan haus darah. Persaingan yang disebabkan kebenciannya pada Athena dan Hephaestus seolah tiada akhir, memperumit hubungan persaudaraan mereka bertiga yang sudah rumit.

Apink Chorong as Persephone
Apink Chorong as Persephone

Persephone adalah putri Zeus dengan kakak perempuannya yang kedua, Demeter. Perannya sebagai dewi kesuburan tidak terlalu menonjol dibanding ibunya, membuatnya dianggap ‘bukan dewi’ oleh Hera, dan oleh karenanya mendapat penolakan yang sama keras seperti Dionysus. Penculikan oleh Hades, kakak sulung Zeus, mengubah hidupnya. Ia menjadi permaisuri Hades setelah peristiwa itu dan ikut menguasai dunia bawah bersama suaminya, namun demi menjalankan tugasnya sebagai dewi kesuburan, Persephone diharuskan naik lagi ke Olympus setiap enam bulan.

Di Olympus, terdapat 12 kursi yang ditempati dewa-dewi paling prominen yang wajib disembah rakyat Yunani (karena itulah dinamakan Dodekatheon, dodeka berarti 12 dan theon berarti dewa dalam bahasa Yunani). Takhta tertingginya ditempati Zeus, kemudian Hera. Sisanya ditempati dewa-dewi yang sudah disebut di atas minus Hestia—yang menjadi dewi minor karena tugasnya yang jauh lebih sederhana—dan Hades serta Persephone—yang menjadi penguasa dunia bawah.

Kita melewatkan seseorang dari 12 dewa-dewi utama, tentu saja.

EXID Hani as Aphrodite
EXID Hani as Aphrodite

Aphrodite lahir jauh sebelum Zeus lahir, seperti yang kalian tahu dia adalah dewi cinta, kecantikan, dan berahi. Ia mendapat tempat di Olympus karena bagaimanapun, cinta adalah bagian besar yang menempati hidup manusia, mesti ada sesosok dewi yang memeganginya. Aphrodite, jelas, bukan putri Zeus; ia tercipta dari tetesan darah Uranus yang jatuh ke laut.

Selain 12 dewa-dewi utama, karakter lain yang juga akan kumunculkan di bawah label Greek Mythology adalah permaisuri dari para dewa.

IU as Amphitrite
IU as Amphitrite

Amphitrite adalah permaisuri Poseidon. Ia adalah dewi laut minor keturunan dewa laut purba.

Red Velvet Wendy as Ariadne
Red Velvet Wendy as Ariadne

Ariadne adalah permaisuri Dionysus. Ia awalnya manusia biasa, putri raja Kreta yang akhirnya menjadi dewi labirin dan anggur setelah dianugerahi keabadian oleh Dionysus.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang masing-masing tokoh, silakan klik tag ‘Greek Mythology’ dan menjelajah cerita mereka ^^

–Salam, Liana

Advertisements

14 thoughts on “Beginner’s Guide to Greek Mythology

  1. Kak Lianaaaa >.<
    Ya ampun ini bermanfaat sekali kakk. Jujur saja aku tuh tertarik sama dodekatheon retoldnya kak Liana tapi….aku ga terlalu ngerti Mitologi Yunani 😦
    Dan baca penjelasannya di awal itu seru bangett aku jadi tahu sekarang hehe. Semangat kak Liana! Semangat juga aku mau bacain semua series dodekatheon retold ini ^^

    Like

  2. Duh kak ini sangat bermanfaat, nambah pengetahuan jugaak. Aku belum sempet baca seri kak liana tapi ntar aku usahain sempetin bacaaa soalnya mitologi emang kayaknya asik banget buat diangkat jadi tema ;;-;; anyway, lewat ini aku juga jadi tau silsilah keluarga mereka itu sebenernya kayak gimana, bcos waktu baca novelnya riordan lupa-lupa mulu LOL.

    Semangat nulis kak!

    Like

  3. Ahn heeyoun menang banyak bahahaha
    Hani terlalu perkasa buat jadi aphrodite tapi cocok juga sih, cocok sama semuanya
    SALAH APA KIM MINSEOK JADI HEPHAESTUS *meskipun dewa paling favorit*
    Tapi dapet sih pendiem dan muka minta disiksanya
    Cocok semua sih, tapi menurutku chanyeol kurang sableng dan drama buat jadi dyonisus *image chanyeol terlalu loki buat aku*
    Tapi cocok” aja sih, versi riang gembira
    Dan Amphitrite Jieun, O<–<
    Suho-IU kyakyakya
    Oh iya, kalo athena kan ibunya Metis *kalo ga salah*
    Tapi ditelan zeus karena takut sama hera

    Like

  4. Jadikakkkkkk. Jadi….. Jadi…. Intinya KAK LI SEMANGAT JANGAN AMBRUK JANGAN BIARKAN KU MENUNGGU, MENUNGGU KAKAK MEMBANGUN SEMANGAT TUK LANJUTKAN DODEKATHEON RETOLD. itu intinya

    Like

    1. Ku menunggu kejatuhan zeus, dann mungkin taubatnya biar gamain cewe mulu

      Kenapa vict harus jadi demeter iya iya dia emang pantes bgt tapi ku ingin…. Oke. Gud kak li, kembali ke intinya, kaka semangat.

      Like

  5. Li, aku ngga baca full, tapi terpesona (banget, banget, banget) sama cast yang jadi portrayer retold-nya liana ini (bukan karena sm ent sih, tapi karena idenya). idemu keren ya! Tulisanmu ini memotivasiku untuk menulis fantasi, mungkin bukan mitos yunani (karena aku perlu waktu memahaminya), tapi pokoknya fantasi semacam sihir, dunia bentukan, dan semua yang tidak mungkin terjadi.
    Nanti mungkin aku mampir ke sini lagi, ya! Aku suka blogmu. Terima kasih ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s