Twenty Things About Liana

Diajak Kak Put ngerjain 20 pertanyaan ini. Barangkali bisa mendompleng moodku (dan mungkin, mood sendi-sendi jariku yang lagi males diajak bikin fic) buat ngerjain proyek-proyek yang tertinggal. Makasih tagnya, Kak! ^^

  1. Your real name?
    • Liana.
  2. Your current pen-name? When do you start using your current pen-name?
    • lianadewintasari, di beberapa akun menulis lain disingkat jadi Liana_DS. Dipakai sejak kelas 8 SMP sebelum punya akun menulis online dan cuma nulis di belakang bekas fotokopian soal, yang berarti sekitar… 2008?
  3. Story behind your pen-name?
    • Nama lengkap disingkat, karena saya nggak kreatif bikin nama-nama begini ufufu.
  4. Where to find you?
    • Di sini, Sixness aka 14kingdom (tengok URL) sebagai penulis satu-satunya. Juga di beberapa blog bersama (Indonesia Fanfiction KPop, Fanfiction Jukebox, Syndrome Grabber, Kim Junmyeon FFI, dan Xiumin FFI).
    • Di Fanfiction.net, Archive of Our Own, Asianfanfics, dan Wattpad juga ada. Tapi entri di Wattpad masih kosong. Baru-baru ini bikin akun Blogger, nggak tau keurus apa nggak nanti.
  5. Why do you write?
    • Pelampiasan, biasanya. Karena aku fans dari banyak hal–KPop, anime, dan Mitologi Yunani terutama–kalo ada momen atau adegan yang ‘kuat’ banget (gampangnya, misal, kayak waktu Kris keluar EXO), maka ide suka mendadak muncul dan minta ditulis banget.
  6. Where do you usually get inspiration for your writing?
    • Dari ya… itu tadi. Sebagian dari anime dan mitologi Yunani (karena KPop lagu-lagunya isinya ya gitu-gitu aja), animenya kebanyakan yang fantasi. Film juga biasanya fantasi. Real-life jarang jadi bahan tulisanku, karenanya bahkan slice of life tulisanku pun tidak terasa nyata :p Real-life cuman jadi bahan renungan sejenak hehe.
  7. Genre you usually write?
    • Romance. Fluff. Marriage Life *yang semua ditulis dengan sok tahunya berdasarkan beberapa contoh fiksi romance-fluff-marriage life terdahulu karena aku nggak pernah benar-benar punya pengalaman romantis sama cowok*.  Padahal dulu waktu masih ngefans Super Junior sukanya nulis friendship. Balikin aku!
    • Belakangan mencoba balik ke dunia Fantasy dan Surrealism.
  8. Genre you usually read?
    • Sama kayak yang atas, terutama poin 1 sebab genre itulah yang paling banyak di fandom tempatku nongkrong.
  9. Current interest in writing?
    • Lagi ngerombak Dodekatheon Retold, yang mana merupakan penuturan kembali (dengan perubahan sesukaku) tentang mitologi Yunani. Sekarang kurasa aku lebih tertarik dengan semesta cerita ini dibandingkan artis KPop. Lagi nyoba AU fantasy lain juga, terakhir yang kuikutsertakan di event ulang tahun Luhan adalah Men in Black!AU, walau kurasa kurang memuaskan sebab word count dibatasi. Dan sedang berusaha keras memulai draf pertama ‘Lightsaber’ series aka XingDae in StarWars!AU (satu paragraf aja, plis muncullah disain plot), yang sampe sekarang masih tertunda.
  10. Your typical favorite fictional character?
    • Karakter yang nggak jelas. Lah. Bukan, maksudku misterius. Kayak Cheshire di ‘Alice in Wonderland’, misalnya. Mereka kayak punya dunia sendiri dan bebas dari segala aturan. Dan mereka nggak pernah kalah. Mereka juga umumnya punya pengaruh besar pada si karakter utama.
  11. Name your own favorite fiction(s) and the reason why?
    • Homo Homini Lupus series, pertama kalinya aku bikin seri oneshot fantasi yang tokohnya cukup banyak (10, lho, 10). Walaupun ya, berantakan sih nulisnya waktu itu, tapi feel keluarga dalam cerita-cerita itu kurasa cukup kuat dan kalau aku baca lagi masih belum bosan, cuma mbenahinnya itu lho, kerja berat.
    • Red Light (District), dibikin waktu comeback f(x) 2014 lalu. Nulis action itu lumayan…. menguras hati ternyata. Tapi aku seneng nulisnya.
  12. It might sound narcistic, but what’s something special from your writing?
    • Ini nggak ‘might sound’ lagi, ini emang narsis. Gapapa deh, pede sesekali. Sesuatu yang spesial dari tulisanku… (mikir lama, serius) mungkin memuat fantasi yang heboh dan simbolisme di dalamnya (kalo surrealisme). Tapi berhubung tulisanku belakangan romance lagi romance lagi, yah kurasa tidak ada sesuatu pun yang spesial selain memuaskan imajinasi fangirl. Ah, itu pun nggak spesial sebenernya.
  13. Aspects you still feel lacking?
    • Teknikku payah. Karena males ngecek KBBI dan guideline nulis lainnya saat lagi kebawa feel cerita, kadang vocabnya jadi monoton, terus narasinya kepanjangan karena memuaskan nafsu masang kata.
    • Memposisikan feel yang simple tapi pastense *ehem, ada yang paham ini nggak ya?* juga susah sebab aku ini drama queen.
  14. Biggest challenge you’ve ever encountered when writing something?
    • Menjaga niat buat nerusin FF berchapter/berseri. SEDANG kualami sekarang.
  15. About your writing, what do you want to accomplish next?
    • Bikin FF (atau draf novel, malahan?) berchapter dengan AU fantasi buatanku sendiri yang anti-mainstream.
  16. What is something you usually avoid when writing?
    • Kesalahan tatabahasa. Jajal iki sing bener tatabahasa opo tata bahasa? Berhubung ini bukan fic mohon maklumi jika ada kesalahan.
    • Masang istilah asing, termasuk bahasa Inggris.
  17. What is something you really want to improve from your writing?
    • Masih soal teknik. Dan vocab. Isi juga pinginnya ga yang terlalu drama.
  18. Do you have other interest aside from writing? And reasons why?
    • Bikin fanart ala tumblr? Hah. Fanart apanya. Sesungguhnya aku pingin bisa gambar ala manga buat dijadiin cover FF tapi karena nggak berbakat jadilah bikin fanart-fanartan.
  19. If you have ability to master one skill in one night, what skill will you choose?
    • Public speaking.
  20. Protips from you to whomever read this?
    • Jangan minderan, atau jadinya malah nggak nulis sama sekali. Tapi jangan kepedean juga. Dalam arti kepedean di sini adalah memposting sesuatu seperti ini:

      “ ah minseok kau sudah datang “ tanya heeyoon “baru dari tempat yixing lagi ? ”

      “ya. kau tau bagaimana depresinya dia sekarang, apalagi yeojanya . Fei pucat saat aku datang “ ucap Minseok dia tak tahu lagi harus melakukan apa untuk menolong sahabatnya itu.

(ini tidak dikutip dari mana-mana, aku bikin contoh sendiri, tenang saja.)

Masih jaman tah nulis kayak gini? Maafkan kekasaranku ya, pembaca sekalian, tetapi berdasarkan riset, kebanyakan penulis di fandom KPop merupakan siswa-siswi SMP-SMA. Kalian belajar bahasa Indonesia, ‘kan? Plis, plis, plis aku mohon pada kalian, menulislah sesuai ilmu yang kalian dapat biar fanfictioners gak dipandang sebelah mata gitu lho.

Liana, salah kamu curcol di sini, orang yang baca udah pinter-pinter semua, lebih pinter dari kamu malah.


Karena diwajibkan ngetag 10 orang lagi, aku memanggil Airly, Berly, Kak Yue, Pat, Novi, Kyo, Len, Kak Fafa, Niswa, dan Xianara. Monggo dikerjain ya, bikos dari yang punya game mewajibkan dikerjain, terserah tapi waktunya kapan. Yang lagi sibuk, take your time ^^ Yang ga ditag tapi mau ngerjain ya boleh. Jangan lupa pingback ya teman!

Advertisements

32 thoughts on “Twenty Things About Liana

  1. THIS IS RUDE! RUDE! RUDE! RUUUUUUUUUDEEEEEEEEEEE! /lalu ditendang ke pasifik/ Kenapa namaku ada? Kenapa, Kak? Apa salahku kok dapet takdir cem gini? ;A;
    Ditambah … ditambah … aku belum punya temen sebanyak itu di wp elah. Yakali aku nge-tag balik dirimu XD

    Like

  2. HAHAHAHA PROTIPSNYA DOOONG xD iya ih setuju. please biar fan fiction nggak dipandang sebelah mata, alangkah baiknya (anjay bahasa fika) ditulisnya sepenuh hati dan mengikuti tata bahasa yang benar. walopun cuma buat seneng-seneng, apa susahnya sih ya bikin pembaca nyaman bacanya hehehehehe 😀 yeokshi lianaaa!

    Like

  3. Baca ketertarikan soal Yunani aku uda jiper bikos of silsilah keluarga para dewa-dewi yang ngalahin silsilah Harry Potter ahahaha uda aku gapaham. Dan kalau ada orang yang suka aku bener-bener applause. Tekadnya kuat banget berarti—itu yang ada di pikiranku.

    PROTIPSNYA ASIX BANA! Jangan minder, jangan kepedean. Okay noted!
    Contohnya! Wah ngena banget lah! Itu aku banget! Jaman dulu aku suka main terabas EYD yang penting publish oppa saranghae nan yeoja imnida hahahahahaha

    Seru bwanged aslik ini seru, Liana! Thanks for sharing!!! ❤
    Sukses dengan chapters dan seriesnya ya! Juga public speaking!

    Like

  4. Kak Liana waeee??? :”’) wkwkwk. Nanti deh ya kak, aku terima challengenya kalo aku luang dan gak lupa /dihajar/ sini kak Liana kupeloq ciyom dulu pake gunting kuku /gak/ miyane kak, Ber makin kesini makin kurang ajar pada senpay kesayangan wkwkwk XD

    Like

  5. LAH LAH LAH KAK NAPA AKU JUGA KENA TAG KAK TOLONG 😂😂😂
    Waaaahhh, seru ih baca yang ini kak, apalagi protipsnya tulunqq aku ngakak kak. Ugh terutama sama bahasa asing, itu sih waktu aku jaman smp tau koreaan semua bahasanya dimasukin (sma juga sih -___-)
    Anw, makasih loh kak Li dah ngetag aku dan saat ini kubingung mau ngetag siapa bikos lingkup teman fictku masih kecil 😂😂😂 kupeluk sini kak pake pelukan mz Dae 😁😁😁😁😁
    Tetep semangat kak Li buat fict dodekatheon retoldnya dan fict chapternya kyakyaaaa

    Like

    1. maap maap aku tau airly lagi sibuk makanya kerjanya nanti aja, itu org2 yg kutag yg blognya gampang dibuka jadinya ya gitu dah ahaha.
      ah masih gapapa jaman smp bahasanya masih gitu, lah aku masih masukin bahasa korea jaman kuliah, tapi ya nulisnya ga segitunya banget sih ahaha. keep writing juga buat kamu moga ttp kuat ngisi beberapa blog sekaligus ehe.

      Liked by 1 person

  6. hai kak lianaaaaa :))) aku senang ih dapat kenalan aka ‘kakak’ baru lagi. salam kenal yha, kak. aku ivana, lebih muda setahun dari kakak. hahaha kak liana bebas mau panggil aku apa selain tante 😀

    aku baca ini karena pengennya baca-baca tulisan hasil games kak put. rasanya senang aja berbagi pemikiran tentang menulis apalagi dari penulis-penulis yang jam terbangnya udah padat semua. semangat kak lianaa yang rupanya suka chen aka kim trolldae

    aku juga suka mitologi yunani. rasanya itu gimana yha, kak. pokoknya kalau udah bahas yunani yang ada aku bahagia sekalirasanya kaya dapat uang jajan tambahan ((yaampun bahasanya ‘uang jajan’))

    seqian dari aku, kak. mudah2an jadwal kuliah memungkinkanku untuk main2 lagi ke sini. ditunggu postingannya kak lianaa. salam kenal, kak :))

    Like

    1. halo ivana ^^ ya ampun aku difollow ehe makasih ya ^^
      aha iyaaa greek myth itu jarang sih soalnya yg nulis di fandomnya, trs seringnya juga dimasukin ke dunia modern gitu kadang kan jadi… euh
      tapi terima kasih banyak sdh datang ^^

      Like

  7. Aku, entah mengapa, ngerasa kalo pelajaran bahasa di sekolah gak terlalu dianggep penting dan ditekenin, hasilnya jadi kayak poin terakhir kak liana LOL. Harusnya dari SD kelas akhir eyd basic tuh udah diajarin kali ya, lagian spelling aja bisa diajarin kenapa titik koma enggak.

    Dan keahlian kak Liana emang metafora itu bener banget, aku tiap baca yang ada metafora-metaforanya diem sendiri, soalnya duh, metaforanya udah a whole new level gitu X)

    Like

  8. Hai Liana! Hahaha setelah baca twenty thighs punyamu ini aku jadi pengen baca cerita mitologi Yunani versimu. Aku ketawa baca protips kamu, Li. Apalagi, kamu kasih contoh. Bener juga, sih padahal di sekolahku dulu guru bahasa Indonesianya ketat banget soal penulisan.
    Btw, semangat terus ya, Liana nulisnya 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s