EXO-N #31: When God Made You, He Was Showing Off

Luhan_1460742922_luhan1

an EXO-M scenario

Lu Han, Chen, Lay, Kris, Tao, and Xiumin

Romance, General, Acute Fangirlism Syndrome, plotless!

.

“Cahayamu tidak akan pernah tenggelam.” (EXO – Beautiful)

***

Continue reading “EXO-N #31: When God Made You, He Was Showing Off”

Advertisements

[LUHAN BIRTHDAY PROJECT] – L

Lu Han birthday event, Men in Black!AU, NO ROMANCE XD

EXO FanFiction Indonesia

CB4mnSqUAAAFreJ.jpg

L

by Liana D. S. // Lu Han as Agent L, Wu Yi Fan (Kris) as Agent K, EXO Suho (Kim Joonmyun) as Agent J // Friendship, Sci-Fi, Men in Black!AU // <2000 words // Teen and Up

.

.

“Mereka masih berdebat tentang sesuatu, tak bisa lagi menyusulku. Aku sudah mulai mereboot sistem, membersihkan seluruh program yang tak perlu!” (Lu Han – That Good Good)

View original post 2,033 more words

[Fanart] The Great Shipwreck of Life

[Disclaimer] Lirik ‘The Great Shipwreck of Life’ dari IAMX ditulis oleh Chris Corner, bukan milik saya.

***

We can make you understand. [Lu Han x Chorong]

chohan

.

You can make the love and I’ll make the money. [Chen x Luna]

chenluna

.

I’ll be Peter Pan and you just be pretty. [Lay x Fei]

feixing

.

Light up the bars of the world with the decadent essence of innocence. [Kris x Jessica]

krissica

.

We can be the satellite guiding through the dark. [Tao x Jia]

taojia

.

In the great shipwreck of life, we all fall down. [Xiumin x Hani]

xiuni

.

.

.

.

.

Behind The Scene: Continue reading “[Fanart] The Great Shipwreck of Life”

Seri Namanya: Fajaraya

dawn

EXO-N #10: Fajaraya

“Jika suatu saat kau lupa janji kita, tak mengapa, aku akan nyanyikan lagu ini sekali lagi.”

(Lu Han – Your Song)

.

.

[Opening note] Juga untuk memenuhi Open Prompt: Namanya dari Sher. Ini aslinya FF ChoHan, tapi karena seri Namanya buatan Sher selalu pakai nama Indonesia, jadi aku pun demikian. Bisa dianggap fiksi asli.

***

Continue reading “Seri Namanya: Fajaraya”

Le Big Search

tumblr_inline_nr38wmNlfK1t0cvan_500

Kak Lu, jika saja tidak terganggu oleh sikapku yang celingukan bingung sambil membongkar isi lemari dan laci meja belajar, pasti sudah menamatkan novel barunya sejak sejam lalu. Kesal denganku, Kakak menyisihkan novel tentang penyihir berkacamata itu dan bertanya, “Kamu nyari apa, sih?”

Tanpa memandang ke arahnya, tergesa aku menjawab.

“Kakak lihat kemampuan menulisku, nggak? Sumpah, kemarin aku taruh di atas meja sini! Sebelahan sama kosakata yang warna-warni itu!”

Kak Lu melongo, sebentar kemudian melanjutkan kegiatannya membaca.

Kayaknya tadi disapu Bibik, deh.”

Sontak aku terbelalak. “Seriusan?! Kakak kenapa nggak bilangin Bibik biar nggak nyapu itu… aish! Kakak jelek!!!” –dan aku melesat keluar kamar.

Aku tidak tahu kalau Kakak nyengir menang setelahnya dengan segenggam kemampuan menulis di belakang punggung.

TAMAT

.

.

.

.

.

Kemampuan nulisku ilang. aku tanya lu han ga ada tapi. kalau ada yg tau bilang yak. makasih.

EXO-N #2: Blood of The Phoenix ~超新星~

tumblr_inline_nnd2auTbbn1t6a07k_500

Jika suatu saat aku pergi, jangan khawatir. Jika suatu hari kau merindu, jangan khawatir. Jangan takut aku berubah, aku akan selalu di sisimu.”

(Lu Han – Adventure Time)

[EXO Kai & Lu Han //  Vignette // Teen and Up]

[Circus!AU – ada baiknya cari tahu dulu tentang trapeze, trampolin,  aerial silk, dan fire eating bagi yang belum tahu.]

***

Continue reading “EXO-N #2: Blood of The Phoenix ~超新星~”

Lirik #24: Neverland

wildnmildexom

Lirik #24: Dealova – Once

“Aku ingin kau tahu bahwa ku selalu memujamu.”

[TANTANGAN BARU: TWEETfanFICTION SURREALIS 140 KARAKTER (termasuk spasi) UNTUK EXO-M! Terinspirasi dari fanart-fanart cantik Erika Gaborovna: EXO Neverland Series; link ada pada judul masing-masing tweetfic.]

***

Hutan

“Suka bunganya?” Kau mengangguk riang dan Lu Han tersenyum. Pepohonan di tubuhnya terus menyesatkan orang-orang asing yang ingin menjamahmu.

Hujan

Dari luar rumah, Chen mengamatimu yang sedang berdiang. Melalui rinai-rinai merdunya, ia titipkan kerinduan sebelum lenyap di balik pelangi.

Hewan Buas

Jejak-jejak pertarungan pada kulit Kris selalu menakutkanmu, padahal semua lukanya ia peroleh karena melindungimu dari keganasan hewan lain.

Kristal

“Kamu cantik.” puji Lay. Tapi dia lebih cantik. Kau mudah hancur oleh panas dan tekanan, sedangkan dia melalui semua itu dan makin berkilau.

Malam

Tao setia mengagumimu dalam gelap dan menghapus segala letihmu dengan pendar bintang-bintangnya. Setelahnya, ia menghilang ditelan matahari.

Mentari

“Boleh aku mendekatimu?” tanya Xiumin, takut menyilaukanmu. Kau mengizinkan; cahayanya toh tak pernah menyakiti matamu, malah terasa hangat.

TAMAT

Continue reading “Lirik #24: Neverland”